
batampos – Inter Milan melangkah menjadi pemuncak klasemen Serie A bersama AS Roma setelah berhasil mengalahkan Lazio 2–0 lewat gol Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny di Giuseppe Meazza, pada Senin (10/11).
Nerazzurri meraih dua kemenangan yang lebih sulit dari perkiraan atas Hellas Verona dan Kairat Almaty di laga sebelumnya, dengan Henrikh Mkhitaryan, Matteo Darmian, dan Raffaele Di Gennaro masih absen, sementara Marcus Thuram hanya bisa duduk di bangku cadangan.
Sementara, daftar cedera tim tamu, Biancocelesti yang terus bertambah termasuk Nuno Tavares, Matteo Cancellieri, Taty Castellanos, Samuel Gigot, Nicolo Rovella, dan Fisayo Dele-Bashiru, sementara Alessio Romagnoli telah lolos tes kebugaran untuk menjadi starter.
Lazio tak terkalahkan dalam enam pertandingan dan mencatatkan empat clean sheet berturut-turut, tetapi rekor itu berakhir dalam waktu tiga menit di kandang Inter saat Alessandro Bastoni mencuri umpan dari Gustav Isaksen untuk menemukan Lautaro Martinez.
Kapten Inter berjuluk El Toro itu melakukan penyelesaian cantiknya dari dalam kotak penalti melambung ke sudut atas gawang, yang merupakan gol keduanya pekan ini, tetapi yang pertama dalam lima pertandingan terakhir di Serie A.
Lima menit berselang Lautaro hampir menggandakan keunggulan, saat Federico Dimarco melepaskan tendangan bebas berbahaya, namun, sundulan sang striker gagal tepat sasaran, malah melambung di atas mistar gawang.
Sementara Mattia Zaccagni membalaskan serangan untuk Lazio, saat berhasil menusuk ke dalam pertahanan ketat dan melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang sedikit melebar dari gawang Yann Sommer.
Kemudian Petar Sucic melepaskan tendangan voli dari umpan silang Nicolo Barella yang melebar dari tiang jauh. Tuan rumah gagal menggandakan skor, jeda babak pertama masih 1–0 untuk kejayaan Inter.
Babak kedua dimulai, Yann Sommer berhasil meredam tembakan keras Matteo Guendouzi yang berusaha membuka asa Lazio menyamakan kedudukan, tetapi selalu menemui kebuntuan yang membuat frustasi.
Akhirnya Nerazzurri benar-benar menggandakan keunggulan setelah satu jam pertandingan berjalan, ketika Dimarco mengirimkan umpan akurat dari sisi kiri kepada Bonny yang dengan mudah menceploskannya ke tiang jauh dari jarak enam yard.
Piotr Zielinski sempat mencetak gol ketiga dari tepi kotak penalti pada menit ke-66 memanfaatkan asis Carlos Augusto, tetapi gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR atas pelanggaran handball Dimarco dalam proses terjadinya gol, seperti diberitakan football-italia.net, dikutip Senin (10/11).
Biancocelesti yang berusaha memberikan perlawanan, terus menciptakan peluang dari Pedro yang melepaskan tendangan setengah voli, tapi masih melebar tipis, dan Mario Gila hampir mencetak gol ketika sundulannya dari tendangan bebas memantul di sisi dalam tiang jauh.
Tak ada tambahan gol setelah itu, keunggulan 2–0 membawa Inter merebut puncak klasemen Serie A, unggul selisih gol dari AS Roma, dan meninggalkan Napoli serta rival sekota AC Milan dengan jarak dua poin.
Sementara Lazio tertahan di papan tengah, peringkat kesembilan, bahkan digeser Sassuolo di pekan ke-11 ini yang terus meraih hasil positif meranjak ke papan atas Liga Italia. (*)
