Kamis, 22 Januari 2026

Bawa AC Milan Ke Puncak Klasemen, Rafael Leao Sebut Timnya di Jalur yang Benar

Berita Terkait

Pemain AC Milan. (Instagram.com/acmilan)

batampos – Penyerang AC Milan Rafael Leao mengatakan bermimpi tidak ada ruginya saat dia menguraikan ambisi tim untuk terus maju dalam perburuan gelar Liga Italia.

Milan duduk di puncak Liga Italia setelah Leao mencetak gol penentu melawan Lazio pada Minggu (30/10) dini hari. AC Milan menang 1-0.

Terjadi drama di menit-menit akhir. Bos AC Milan Massimiliano Allegri menerima kartu merah.

Namun, Milan bertahan dan kini akan menyaksikan pesaing gelar lainnya, Napoli dan Roma, bertarung pada Senin (1/12) dini hari, sementara Inter yang berada di posisi keempat juga akan beraksi.

Milan gagal lolos ke Eropa musim lalu, tetapi Leao tidak yakin mereka harus membatasi target mereka musim ini, mengingat posisi mereka.

“Kami harus terus melaju, kami mengalahkan tim kuat Lazio yang ingin naik di klasemen, dan kami sangat gembira,” kata Leao kepada Sky Sport Italia.

Menurut dia, Milan berada di jalur yang benar, tetapi masih banyak pertandingan yang harus dilalui musim ini. Pemain Milan harus bekerja sangat baik minggu ini dan ingin mempertahankannya.

“Kami akan menghadapi Lazio lagi dalam empat hari (di Coppa Italia) dan ingin mengalahkan mereka lagi, dengan bantuan dari para penggemar kami yang luar biasa,” ujar Leao.

“Allegri adalah seorang pemenang, dia pernah menang di sini sebelumnya di Milan, dan dia mampu membuat semua orang tetap waspada,” kata Leao.

“Anda melihat mereka yang datang dari bangku cadangan memiliki sikap yang tepat dan itu membuat lebih mudah untuk memenangkan sesuatu yang penting,” tambah Leao ketika ditanya tentang ambisi Scudetto.

“Bermimpi tak ada ruginya, tapi jalan masih panjang di depan kita. Coppa Italia juga menjadi tujuan kita musim ini,” imbuh dia.

Leao, yang membantu Milan memenangkan Liga Italia pada tahun 2022, kini telah mencatatkan 101 keterlibatan gol langsung dalam kompetisi tersebut sejak debutnya bersama Rossoneri (60 gol, 41 assist).

Dia adalah pemain keempat yang melampaui 100 dengan satu tim sejak debutnya pada musim 2019/2020, setelah Domenico Berardi (115 dengan Sassuolo), Ciro Immobile (125 dengan Lazio) dan Lautaro Martinez (139 dengan Inter).

Pelatih Milan Allegri menggemakan sentimen Leao.

“Kami harus terus bekerja, mempertahankan kerendahan hati dan keinginan untuk merebut bola kembali, bermain sebagai satu kesatuan tim,” ujar Allegri kepada Sky Sports Italia, seperti dilansir Football Italia.

“Ada antusiasme yang tinggi di dalam skuad dan para penggemar. Mereka memberikan segalanya dan pantang menyerah. Itulah kualitas terpenting yang kami butuhkan untuk terus melaju,” sambung dia.

Saat ditanya soal pengusirannya di menit-menit akhir, Allegri menjelaskan, situasinya agak kacau di menit-menit akhir. Tapi tidak mudah juga bagi wasit untuk membuat keputusan ini ketika dipanggil VAR.

“Wasitnya sama dengan wasit di pertandingan pembuka saat kami kalah dari Cremonese, jadi saya tanya kok setiap kali ada masalah sama dia? “Jadi dia mengusirku. Di tengah kekacauan ini, wajar saja dia mengambil keputusan itu, tapi aku jelas tidak bermaksud menyinggungnya,” tandas Allegri. (*)

Update