Jumat, 23 Januari 2026

Arsenal vs Manchester City: Ujian Berat Guardiola Usai Tren Positif

Berita Terkait

Arsenal vs Manchester City
Arsenal jumpa Manchester City pada Minggu (21/9) malam WIB. Grafis oleh Gemini AI.

batampos – Kebangkitan Manchester City akan benar-benar diuji ketika pasukan Pep Guardiola bertandang ke markas Arsenal di Emirates Stadium, London, Minggu (21/9) malam WIB.

City datang dengan modal positif setelah menekuk Manchester United 3-0 di derby Manchester pekan lalu, lalu menang 2-0 atas Napoli di laga pembuka Liga Champions. Namun lawatan ke London utara kali ini diprediksi menjadi ujian sesungguhnya.

Untuk pertama kalinya dalam satu dekade, City menutup musim lalu di belakang Arsenal. The Gunners asuhan Mikel Arteta kini dipandang sebagai pesaing utama Liverpool dalam perburuan gelar Liga Inggris.

Lebih jauh, City gagal menang dalam empat pertemuan terakhir melawan Arsenal di liga. Guardiola bahkan terancam mencatat rekor buruk lima laga tanpa kemenangan kontra tim yang sama, sesuatu yang belum pernah ia alami sepanjang kariernya di liga top Eropa.

Andalan utama Guardiola tetaplah Erling Haaland. Striker Norwegia itu mencetak dua gol saat melawan United, lalu menorehkan gol ke-50 di Liga Champions ketika menghadapi Napoli, sebuah rekor tercepat sepanjang sejarah turnamen elite Eropa.

“Angka itu sudah membuktikan segalanya. Kami beruntung memilikinya,” ujar Guardiola, menyandingkan Haaland dengan nama besar seperti Ruud van Nistelrooy, Robert Lewandowski, Cristiano Ronaldo, hingga Lionel Messi.

Phil Foden juga jadi sorotan. Setelah musim lalu tampil naik-turun meski meraih gelar Pemain Terbaik Liga Inggris, kali ini ia kembali bersinar. Foden mencetak gol di derby Manchester dan memberi assist brilian untuk Haaland di Naples.

“Dua pertandingan terakhir inilah Phil yang sebenarnya,” puji Guardiola.

Guardiola juga melakukan pembaruan strategi. Posisi Ederson kini digantikan Gianluigi Donnarumma, yang lebih unggul dalam penyelamatan sekaligus distribusi bola jarak jauh. Gol City ke gawang Napoli bahkan berawal dari umpan panjang kiper asal Italia tersebut.

Di sisi lain, Arsenal tampil makin solid. Arteta memiliki skuad yang dianggap salah satu paling komplet di liga. Kehadiran Viktor Gyokeres memperkuat lini depan, sementara Martin Zubimendi di lini tengah berperan mirip Rodri dan sukses menyumbang dua gol kontra Nottingham Forest pekan lalu.

“Arsenal kini tim paling komplet. Mereka jarang salah di pertahanan, cepat di lini depan, dan berbahaya dalam bola mati. Dari segala aspek, mereka luar biasa,” aku Guardiola.

Jika City bisa mematahkan catatan buruk melawan Arsenal, pekan gemilang Guardiola akan lengkap. Tapi jika gagal, momentum kebangkitan mereka bisa saja hanya sementara. (*)

Update