Senin, 26 Januari 2026

Arsenal Terancam Kehilangan Posisi Runner-up Premiere League 2025

Berita Terkait

Pertandingan Arsenal vs Bournemouth pada pekan ke-35 Premier League 2025. (Instagram @arsenal)

batampos – Arsenal harus menerima kenyataan pahit setelah takluk 1-2 dari Bournemouth di Emirates Stadium, Minggu (4/5). Kekalahan ini semakin menekan skuad asuhan Mikel Arteta, terutama karena posisi mereka di klasemen Premier League 2025 kini semakin terancam, hanya unggul tiga poin dari Manchester City yang membayangi di posisi ketiga.

Dilansir dari laman ESPN pada Senin (5/5), laga ini menjadi sejarah bagi Bournemouth yang untuk pertama kalinya sukses menang tandang di markas Arsenal. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Evanilson, yang memastikan tiga poin penuh bagi tim berjuluk The Cherries.

Arsenal sejatinya memulai laga dengan baik. Declan Rice membawa The Gunners unggul lebih dulu di menit ke-34 setelah memanfaatkan umpan cerdik dari Martin Odegaard dan menaklukkan kiper Kepa Arrizabalaga dengan penyelesaian tenang di penampilannya yang ke-100 bersama Arsenal.

Tuan rumah nyaris menggandakan keunggulan melalui aksi Bukayo Saka yang melepaskan tembakan melengkung tipis di luar jangkauan, namun bola hanya melebar.

Situasi berubah di babak kedua. Bournemouth mulai menunjukkan taringnya, dan pada menit ke-67, Dean Huijsen menyamakan skor dengan menyundul bola lemparan jauh pemain pengganti Antoine Semenyo ke sudut bawah gawang.

Tak berhenti di situ, Evanilson akhirnya membayar kegagalannya sebelumnya dengan mencetak gol kemenangan delapan menit berselang. Sundulannya dari situasi sepak pojok sempat ditinjau lewat VAR, namun wasit memutuskan tidak ada pelanggaran handball yang terjadi.

Kekalahan ini menambah daftar hasil mengecewakan Arsenal musim ini. Mereka tercatat telah kehilangan 21 poin dari posisi unggul dalam pertandingan.

Sementara itu, kemenangan ini menjadi momen istimewa bagi Bournemouth. Mereka sukses mengalahkan Arsenal dua kali dalam satu musim untuk pertama kalinya, sekaligus naik ke peringkat kedelapan klasemen dengan 53 poin dari 35 pertandingan—posisi yang berpotensi membawa mereka tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Arsenal sendiri masih tertahan di posisi kedua, di bawah Liverpool yang telah resmi menyegel gelar juara Premier League musim ini. Dengan 67 poin, mereka hanya unggul tiga angka dari Manchester City dan membutuhkan enam poin dari tiga laga tersisa demi mengamankan tempat di lima besar serta kembali ke Liga Champions musim depan.

Satu-satunya peluang Arsenal meraih trofi kini tinggal di ajang Liga Champions, di mana mereka harus membalikkan defisit 0-1 saat bertandang ke markas Paris Saint-Germain di leg kedua semifinal.

Meski peluang di Premier League semakin menipis, Mikel Arteta tetap menurunkan mayoritas pemain intinya dalam laga kontra Bournemouth. Sempat dominan di awal, Arsenal mulai goyah setelah serangan balik Bournemouth makin sering merepotkan lini belakang mereka.

Setelah peluang emas Evanilson terbuang di babak pertama, Bournemouth tak menyerah. Semenyo yang sempat ceroboh di sentuhan awal, justru menjadi kreator gol pertama setelah lemparannya dimaksimalkan Huijsen. Tak lama kemudian, Evanilson memastikan kemenangan lewat penyelesaian apik setelah menerima umpan Marcus Tavernier dan mengalahkan David Raya di tiang jauh.

Gol kedua ini tampaknya meruntuhkan semangat Arsenal. Para suporter tuan rumah pun terlihat mulai meninggalkan stadion sebelum peluit akhir dibunyikan, seolah pikiran mereka telah beralih ke laga hidup-mati melawan PSG yang akan menjadi penentu nasib The Gunners di Eropa. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update