
batampos – Bayang-bayang kegagalan merengkuh gelar juara Premier League kembali menghinggapi Arsenal. Kemarin (19/2), Arsenal yang berstatus pemuncak klasemen tertahan 2-2 lawan klub juru kunci, Wolverhampton Wanderers, di Molineux.
Hasil seri itu menjadi kerugian besar bagi Arsenal dalam memperlebar selisih poin dengan peringkat kedua, Manchester City. Kedua klub hanya berjarak lima angka (58-53).
The Gunners –sebutan Arsenal– rawan tergusur dari peringkat teratas lantaran dua big match menanti pada dua matchweek ke depan atau di awal Maret.
Skuad asuhan Mikel Arteta bakal menghadapi dua derbi London, masing-masing kontra Tottenham Hotspur (22/2) dan Chelsea (1/3). Sementara dua lawan The Cityzens –julukan City– ke depan adalah Newcastle United (22/2) dan Leeds United (1/3). Di atas kertas, lawan-lawan City lebih mudah ketimbang Arsenal.
Berbicara di laman resmi klub, wide attacker Arsenal Bukayo Saka enggan menyebut bahwa dia dan rekan-rekannya berada dalam tekanan. Termasuk saat dihadapkan dengan mimpi buruk edisi sebelumnya. Arsenal pernah dua kali gagal juara setelah bertengger di pucuk klasemen Premier League. Yaitu pada musim 2022–2023 dan 2023–2024. Keduanya sama-sama disalip City.
’’Aku tidak menyebut demikian (tekanan). Aku hanya memikirkan bagaimana kami dapat kembali ke level terbaik kami (dalam dua laga ke depan, Red),’’ ucap Saka.
’’Kami akan tunjukkan kekuatan kami yang sesungguhnya pada Minggu nanti (lawan Spurs, Red),’’ sahut Arteta terkait laga bertajuk derbi London Utara itu seperti dilansir dari Evening Standard. (*)
