
batampos – Bek kiri Chelsea Marc Cucurella, kembali menjadi incaran klub elite. Kali ini tawaran datang dari Timur Tengah.
Al Nassr dikabarkan siap mengajukan tawaran fantastis sebesar 60,7 juta Poundsterling atau setara Rp 1,27 triliun untuk memboyong pemain asal Spanyol tersebut ke Saudi Pro League. Menurut laporan Fichajes, langkah ini bukan hanya inisiatif manajemen Al Nassr.
Superstar mereka, Cristiano Ronaldo, disebut secara khusus meminta klub untuk menjadikan Cucurella sebagai target utama di bursa transfer musim panas ini. Ronaldo, yang baru saja meneken perpanjangan kontrak dengan klub, ingin memperkuat lini pertahanan Al Nassr dengan pemain berkualitas Eropa.
Meski sempat tampil mengecewakan pada musim pertamanya di Stamford Bridge usai dibeli dari Brighton & Hove Albion dengan harga tinggi, Cucurella berhasil membalikkan keadaan. Dalam waktu 12 bulan terakhir, dia bertransformasi menjadi salah satu bek kiri terbaik dunia.
Puncaknya adalah saat dia membantu timnas Spanyol menjuarai Euro 2024 dan membawa Chelsea memenangkan gelar Piala Dunia Antarklub. Performanya yang konsisten kini membuatnya menjadi pilihan utama pelatih Enzo Maresca di sisi kiri pertahanan The Blues.
Situasi ini membuat Chelsea berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, tawaran besar dari Al Nassr bisa menjadi keuntungan finansial yang signifikan. Di sisi lain, melepas pemain kunci di usia emas bisa mengganggu rencana jangka pendek klub, terutama di musim transisi bersama pelatih baru.
“Tidak diragukan lagi, Cucurella kini menjadi salah satu bintang sejati Chelsea. Dia selalu masuk starting line-up dan jadi andalan Maresca,” tulis laporan Fichajes.
Cucurella masih memiliki tiga tahun tersisa dalam kontraknya. Namun durasi tersebut tergolong pendek untuk ukuran standar Chelsea yang biasanya mengikat pemain muda dalam kontrak jangka panjang. Hal ini bisa membuat pemain berada dalam posisi tawar yang kuat untuk meminta perpanjangan kontrak dengan gaji yang lebih tinggi.
Chelsea belum menunjukkan niat untuk melepas Cucurella. Apalagi, mereka baru saja menjual Joao Felix secara permanen ke Al Nassr dalam kesepakatan transfer yang sudah diselesaikan beberapa waktu lalu. Melepas dua pemain utama ke klub yang sama di satu jendela transfer bisa menimbulkan kesan negatif di mata publik dan suporter.
Namun demikian, desakan dari Ronaldo dan nilai transfer yang menggiurkan bisa memaksa The Blues untuk membuka pembicaraan. Apalagi, dengan kebijakan finansial yang ketat dari Premier League, Chelsea perlu terus menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan.
Meski tergolong senior dalam skuad Chelsea saat ini, Cucurella masih berusia 27 tahun dan menjadi salah satu dari hanya empat pemain di usia tersebut di tim. Sebagian besar skuad saat ini diisi pemain muda di bawah usia 25 tahun sesuai dengan kebijakan transfer Boehly sejak mengambil alih klub. Hal ini justru menempatkan Cucurella dalam posisi unik: cukup senior untuk jadi pemimpin, tapi masih cukup muda untuk tampil maksimal di level tertinggi.
Masalahnya, jika Chelsea tidak segera memperpanjang kontraknya, dalam waktu satu tahun lagi Cucurella bisa memasuki tahun-tahun krusial yang memungkinkan dia bebas berbicara dengan klub lain.
“Chelsea tidak akan membiarkan kontraknya menyisakan dua tahun tanpa pembicaraan serius. Diskusi penting seputar masa depannya sangat mungkin dilakukan dalam waktu dekat,” tulis laporan yang sama.
Kendati demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen klub. Apakah mereka akan melepas bek andalan ke Arab Saudi dengan mahar besar, atau mempertahankannya dan membangun skuad yang lebih stabil di bawah Enzo Maresca?
Yang jelas, kehadiran tawaran dari Al Nassr akan menjadi ujian penting bagi Chelsea dalam hal manajemen aset, strategi skuad, dan visi jangka panjang klub. Dengan musim baru yang semakin dekat, keputusan terkait masa depan Cucurella bisa menjadi cermin arah perjalanan The Blues ke depan. (*)
