
batampos – Aparat kepolisian di Atlanta meningkatkan langkah pengamanan menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina yang akan digelar pada Kamis (16/7). Kekhawatiran akan adanya potensi gesekan antarpendukung membuat otoritas setempat berupaya meminimalkan risiko dengan berbagai strategi, termasuk memisahkan basis suporter di sejumlah bar dan pub di kota itu.
Upaya itu dilakukan secara mendadak setelah muncul kesadaran bahwa pertandingan berpotensi menjadi panas. Sejumlah tempat hiburan malam di Atlanta akan ditetapkan sebagai lokasi khusus bagi pendukung Inggris atau Argentina guna mencegah bentrokan langsung.
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) disebut akan menginformasikan lokasi bar khusus pendukung Inggris melalui saluran WhatsApp resmi mereka sebelum hari-H pertandingan. Meskipun demikian, otoritas setempat mengaku tidak ada cara efektif untuk memisahkan suporter di dalam stadion.
Suporter dari kedua tim diperkirakan akan bercampur di Mercedes-Benz Stadium yang berkapasitas 67.382 penonton. Polisi Atlanta juga telah menambah jumlah personel untuk mengantisipasi peningkatan tensi. Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari The Telegraph, Departemen Kepolisian Atlanta menyatakan telah meningkatkan kesiapsiagaan keamanan di seluruh kota, khususnya di area stadion, distrik hiburan, dan lokasi dengan lalu lintas tinggi.
“Personel dan sumber daya tambahan telah dikerahkan secara strategis untuk memastikan pengalaman yang aman dan menyenangkan bagi semua pihak,” ujar juru bicara kepolisian. Pihak kepolisian menambahkan bahwa langkah proaktif itu bertujuan melindungi publik sekaligus mencegah potensi tindak kriminal selama berlangsungnya turnamen besar tersebut.
Rivalitas Inggris dan Argentina tidak hanya berakar dari sepak bola, tetapi juga sejarah politik, termasuk konflik Falklands pada 1982. Selain itu, laga legendaris di Piala Dunia 1986 yang diwarnai gol kontroversial Tangan Tuhan atau Hand of God oleh Diego Maradona turut memperkuat sentimen antara kedua tim.
Sejauh ini, perilaku suporter selama turnamen dinilai cukup baik. Hanya sekitar 15 penangkapan yang terjadi dalam enam pertandingan Inggris sebelumnya. Namun, sebelumnya beredar video yang menunjukkan dugaan bentrokan kecil antara suporter Inggris dan Argentina di Miami. Meski belum dapat dipastikan kebenarannya, penyebaran video itu berpotensi memperkeruh suasana menjelang pertandingan.
Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris (UKFPU) memastikan tidak akan mengirim tambahan personel ke Atlanta. Mereka akan tetap bekerja sama dengan aparat lokal untuk memastikan keamanan pertandingan. “Kami tidak akan mengirimkan petugas tambahan dari Inggris, petugas yang sudah berada di sana memiliki pengalaman luas dan akan terus bekerja sama dengan kelompok suporter serta berbagai instansi lain,” ujar juru bicara UKFPU. (*)
