
batampos – Cabang olahraga pencak silat kembali menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Kabupaten Bintan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Kepulauan Riau 2026 di Tanjungbalai Karimun.
Kontingen Bintan sukses membawa pulang 16 medali, terdiri atas enam medali emas, empat medali perak, dan enam medali perunggu.
Raihan tersebut diraih setelah 10 atlet pencak silat Bintan tampil di babak final yang digelar di Lapangan Futsal Sedayu, Tanjungbalai Karimun, Selasa (7/7).
Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Bintan, Kuswanto, mengatakan perolehan enam medali emas membuat Bintan menyamai prestasi kontingen Batam.
“Bintan dan Batam sama-sama meraih enam medali emas,” ujar Kuswanto, Rabu (8/7).
Karena memiliki jumlah medali emas yang sama, panitia pelaksana menetapkan Bintan dan Batam sebagai juara bersama cabang olahraga pencak silat pada Popda X Kepri 2026.
Kuswanto mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Bintan.
Menurutnya, pencapaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pesilat muda untuk terus meningkatkan prestasi, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.
Sementara itu, Pelatih Tim Pencak Silat Bintan, Candra Yeo, mengakui perolehan medali emas tahun ini sedikit menurun dibanding Popda IX yang berlangsung di Batam.
Saat itu, Bintan mengoleksi tujuh medali emas, sedangkan Batam menjadi juara dengan delapan medali emas.
Meski demikian, pada Popda X Kepri 2026, Bintan mampu menyamai perolehan emas Batam sehingga keduanya berbagi gelar juara cabang olahraga pencak silat.
Adapun dari total perolehan medali, Batam mengoleksi enam emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu. Sementara Bintan membukukan enam emas, empat perak, dan enam perunggu. (*)
