
batampos – Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino mengatakan timnya harus belajar dari kekalahan telak 1-4 yang diderita saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA di Seattle, Selasa WIB.
Menurut Pochettino, timnya gagal mengulang performa yang ditunjukkan sepanjang turnamen sehingga Belgia mampu mendominasi pertandingan sejak awal.
“Pertandingan ini benar-benar sulit sejak awal. Kami mengucapkan selamat kepada Belgia, mereka lebih baik daripada kami. Hari ini bukan hari kami,” kata Pochettino dalam laman FIFA pada Selasa.
“Kami perlu belajar, mengevaluasi pertandingan ini, dan memahami mengapa kami tidak menjalani laga dengan cara yang sama seperti pada pertandingan-pertandingan kami sebelumnya di Piala Dunia.”
Pelatih asal Argentina itu mengakui Belgia memang tampil lebih baik dan pantas mengamankan tiket ke babak perempat final.
Pada pertandingan tersebut, Belgia langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal.
Tekanan Setan Merah membuahkan hasil ketika Charles De Ketelaere mencetak gol pembuka pada menit kesembilan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Amerika Serikat.
Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-31 melalui tendangan bebas Malik Tillman yang membentur Hans Vanaken sehingga mengecoh kiper Thibaut Courtois.
Namun, Belgia hanya membutuhkan waktu dua menit untuk kembali unggul. De Ketelaere mencetak gol keduanya lewat sundulan yang menyambut umpan silang Leandro Trossard dan membawa Belgia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, kesalahan penjaga gawang Matt Freese yang kehilangan bola di luar kotak penalti dimanfaatkan Vanaken untuk memperbesar keunggulan Belgia menjadi 3-1 pada menit ke-57.
Upaya AS bangkit semakin berat setelah kapten Christian Pulisic mengalami cedera dan harus ditarik keluar dua menit kemudian.
Belgia memastikan kemenangan 4-1 melalui gol Romelu Lukaku pada masa tambahan waktu setelah memanfaatkan umpan Vanaken.
Hasil tersebut membawa Belgia melangkah ke babak perempat final untuk menghadapi Spanyol di Los Angeles Stadium pada Sabtu (11/7) WIB, sedangkan Amerika Serikat harus mengakhiri perjalanannya di hadapan publik sendiri. (*)
