Selasa, 7 Juli 2026

Sanksi Kartu Merah Folarin Balogun Ditangguhkan, Donald Trump Akui Hubungi Gianni Infantino

Berita Terkait

Presiden AS, Donald Trump. F istimewa

batampos – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui bahwa dirinya sempat menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membahas kartu merah yang diterima penyerang tim nasional Amerika Serikat Folarin Balogun saat melawan Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Saat itu, Balogun sempat membuka keunggulan pada menit ke-45 lalu diusir dari lapangan pada menit ke-64 setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap bek Bosnia, Tarik Muharemovic. Namun, FIFA pada Minggu (5/7) memutuskan untuk menangguhkan kartu merah itu.

Dengan keputusan itu, Balogun dinyatakan tetap dapat tampil dalam pertandingan babak 16 besar melawan Belgia yang digelar pada Selasa (7/7).

Trump dalam pernyataannya pada Senin (6/7) mengaku telah meminta peninjauan ulang atas keputusan kartu merah Balogun. Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump bahkan tidak segan memuji Gianni Infantino dan menganggap para pemain terbaik perlu dihadirkan di lapangan.

“Saya hanya meminta dilakukan peninjauan. Saya tidak mengatakan harus seperti apa hasilnya. Gianni Infantino adalah sosok yang cerdas dan tangguh. Dia cerdas dan tangguh, dan reputasinya melesat tajam berkat kinerjanya yang luar biasa. Menurut saya, kita harus menghadirkan semua pemain terbaik di lapangan,” ujar Trump dikutip dari ESPN.

Infantino pun membenarkan adanya komunikasi dengan Trump. Namun, Infantino menegaskan bahwa badan peradilan FIFA bekerja secara independen dan tidak terpengaruh oleh pihak mana pun. “Badan peradilan FIFA bersifat independen. Mereka beroperasi secara otonom, menerapkan Kode Disiplin FIFA, dan memutuskan perkara berdasarkan regulasi yang berlaku serta fakta yang ada,” ujar Infantino dalam pernyataan resminya.

Infantino menambahkan bahwa dirinya memang kerap berkomunikasi dengan berbagai pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat, terkait berbagai hal seputar Piala Dunia. Namun, dalam kasus Balogun, Infantino hanya menjelaskan bahwa proses hukum tengah berlangsung dan keputusan akan diambil oleh pihak yang berwenang.

“Saya membaca keputusan Komite Disiplin FIFA saat keputusan tersebut diterbitkan. Terkadang saya terkejut karenanya. Terkadang saya setuju dan terkadang saya tidak setuju. Namun, yang selalu saya lakukan ialah menghormati keputusan-keputusan tersebut serta otonomi lembaga yang membuatnya. Apakah kita secara pribadi menyukai suatu keputusan atau tidak, itu tidaklah relevan,” tambah Infantino.

Trump sendiri mengaku awalnya tidak memahami sepenuhnya arti kartu merah dan konsekuensinya. Namun, setelah mengetahui bahwa hukuman itu bisa membuat Balogun absen dalam laga penting melawan Belgia, Trump merasa perlu mengambil tindakan.

“Itu sangat tidak adil. Bagaimana bisa menghukum pemain untuk pertandingan yang belum dimainkan?” kata Trump.

Sang Presiden juga mengkritik penggunaan tayangan ulang VAR yang menurutnya membuat insiden terlihat lebih buruk dari kenyataan. Trump menilai insiden itu hanyalah benturan biasa antara dua atlet. “Saya tidak menganggap itu pelanggaran. Itu hanya dua atlet hebat yang bertabrakan,” ujarnya.

Trump juga menyampaikan pandangannya terkait insiden yang berujung kartu merah itu dan menganggap keputusan wasit tidak tepat.

“Saya melihat kejadian itu dan saya adalah seseorang yang mencintai olahraga … itu bukan pelanggaran. Itu bahkan bukan sebuah pelanggaran sama sekali … wasit ini, jika Anda melihat rekam jejaknya, sedikit meragukan. Dia membuat keputusan yang tidak bisa dipercaya oleh siapa pun … dia merupakan pemain terbaik kami atau salah satu yang terbaik,” lanjut Trump.

Sementara itu, Belgia secara resmi mengajukan banding atas pembatalan sanksi. UEFA lewat pernyataan resminya bahkan menilai keputusan FIFA telah melewati batas.

FIFA sendiri belum memberikan penjelasan rinci mengenai dasar keputusan penangguhan itu. Sebelumnya, FIFA hanya menyebut dalam pernyataan resminya bahwa penerapan sanksi larangan bermain otomatis terhadap Balogun ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun sesuai Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. (*)

ReporterJPGroup

Update