Jumat, 3 Juli 2026

Belgia Lolos ke 16 Besar Usai Comeback Lewat Penalti

Berita Terkait

Selebrasi gol Romelu Lukaku di Laga babak 32 besar Piala Dunia Belgia vs Senegal (fifa.com)

batampos – Belgia memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Senegal 3-2 lewat babak extra time di Stadion Seattle, Kamis (2/7/2026) WIB.

Sempat tertinggal dua gol hingga menit ke-85, The Red Devils bangkit melalui dua gol dalam tiga menit sebelum memastikan kemenangan lewat penalti hasil tinjauan VAR.

Drama langsung tersaji sejak peluit awal dibunyikan.

Senegal tampil lebih efektif memanfaatkan peluang, sedangkan Belgia harus bekerja keras mengejar ketertinggalan hingga akhirnya membalikkan keadaan pada babak tambahan waktu.

Senegal Tampil Dominan

Senegal membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui Habib Diarra. Gol bermula dari umpan silang yang disundul Ismaila Sarr hingga membentur tiang gawang, sebelum bola liar disambar Diarra menjadi gol pembuka.

Gol tersebut membuat Senegal semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Belgia yang mengandalkan kreativitas Kevin De Bruyne dan kecepatan Jeremy Doku kesulitan menembus rapatnya pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua, Senegal kembali menghukum kelengahan Belgia.

Pada menit ke-51, serangan balik cepat yang dibangun Moussa Niakhate berhasil diselesaikan Ismaila Sarr dengan penyelesaian tenang yang mengecoh Thibaut Courtois.

Keunggulan 2-0 membuat Senegal berada di atas angin. Belgia bahkan beberapa kali kehilangan bola di area tengah sehingga kesulitan membangun serangan yang benar-benar mengancam gawang Mory Diaw.

Dua Gol dalam Tiga Menit Hidupkan Harapan Belgia

Saat laga tampak akan menjadi milik Senegal, Belgia justru menunjukkan mental juara.

Romelu Lukaku memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 setelah menyambut umpan silang Thomas Meunier meski berada dalam kawalan ketat bek lawan.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Belgia terus menekan dan memaksa Senegal bertahan di wilayah sendiri selama beberapa menit terakhir waktu normal.

Hanya tiga menit berselang, Youri Tielemans berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Gelandang sekaligus kapten Belgia itu memenangkan duel udara setelah menerima umpan silang akurat dari Leandro Trossard dan mengirim sundulan yang gagal dijangkau kiper Senegal.

Dalam hitungan tiga menit, Belgia berhasil menghapus defisit dua gol. Skor imbang 2-2 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra time.

Extra Time Berjalan Sengit, Senegal Lakukan Tiga Pergantian

Mengawali babak tambahan, Senegal langsung melakukan tiga pergantian pemain sekaligus.

Ismail Jakobs, Sadio Mane, dan Idrissa Gueye ditarik keluar untuk memberi kesempatan kepada Al Hadji Diouf, Nicolas Jackson, serta Bara Ndiaye.

Pergantian tersebut bertujuan menjaga intensitas permainan sekaligus menambah tenaga baru di lini depan. Belgia juga meningkatkan tekanan dengan memainkan bola lebih cepat melalui sektor sayap.

Sepanjang 15 menit pertama extra time, kedua tim sama-sama menciptakan peluang. Belgia lebih banyak menguasai bola, sedangkan Senegal beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.

Meski demikian, disiplin pertahanan kedua tim membuat tidak ada gol tambahan tercipta hingga babak pertama extra time selesai. Pertandingan pun terlihat semakin mengarah ke adu penalti.

Penalti VAR Jadi Penentu Kemenangan Belgia

Drama terbesar akhirnya hadir pada menit ke-90+19. Dalam upaya membuang bola di kotak penalti, salah satu pemain bertahan Senegal justru lebih dulu mengenai kaki Youri Tielemans sebelum menyentuh bola.

Wasit Said Martinez menghentikan pertandingan dan melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Belgia.

Keputusan tersebut langsung memicu protes keras dari para pemain Senegal. Namun setelah beberapa saat berdiskusi, wasit tetap pada keputusannya sehingga penalti tetap diberikan kepada Belgia.

Youri Tielemans maju sebagai eksekutor. Kapten Belgia itu menunjukkan ketenangan luar biasa dengan mengarahkan bola ke pojok gawang, sementara Mory Diaw bergerak ke arah yang berlawanan.

Gol tersebut membalikkan keadaan menjadi 3-2 untuk Belgia. Senegal masih memiliki kesempatan pada injury time babak extra time, tetapi tekanan yang mereka bangun gagal menghasilkan gol penyeimbang.

Peluang terakhir hadir melalui tendangan bebas Pape Matar Sarr. Sayangnya, bola melayang di atas mistar gawang dan sekaligus menjadi penutup pertandingan yang berlangsung dramatis di Seattle.

Kemenangan ini memastikan Belgia melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Comeback dari ketertinggalan dua gol hingga menang lewat penalti hasil tinjauan VAR menjadi salah satu pertandingan paling dramatis pada fase gugur turnamen tahun ini. (*)

ReporterJPGroup

Update