Rabu, 24 Juni 2026

Cetak 2 Gol dan Bawa Portugal Hancurkan Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor

Berita Terkait

Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi usai menjebol gawang Uzbekistan dan membawa Portugal menang telak 5-0. (Dok. Instagram/@portugal)

batampos – Cristiano Ronaldo akhirnya menjawab semua kritik dengan cara paling meyakinkan. Bahkan mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026. Kapten Timnas Portugal itu mencetak dua gol saat Portugal menghancurkan Uzbekistan 5-0 di Houston Stadium, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.

Gol tersebut membuat pemain berusia 41 tahun itu menjadi pesepak bola pertama yang selalu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda, sebuah rekor yang belum pernah dicapai pemain mana pun sebelumnya.

Prestasi itu semakin mengukuhkan status Cristiano Ronaldo sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Di usia yang sudah memasuki kepala empat, dia masih mampu menjadi pembeda bagi Portugal dalam turnamen paling bergengsi di level internasional.

Bagaimana Cristiano Ronaldo Mencetak Rekor Bersejarah Itu?

Cristiano Ronaldo hanya membutuhkan waktu enam menit sejak pertandingan dimulai untuk mencatatkan namanya di papan skor saat Portugal menghadapi Uzbekistan pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026.

Gol tersebut lahir melalui tembakan kaki kanan yang terukur setelah menerima umpan silang akurat dari Joao Cancelo. Bola meluncur mulus ke gawang Uzbekistan dan langsung memicu perayaan besar dari para pemain Portugal.

Gol cepat itu tidak hanya membuka keunggulan bagi Selecao das Quinas. Momen tersebut juga menjadi penanda lahirnya rekor baru dalam sejarah Piala Dunia yang sangat sulit disamai pemain lain.

Berdasarkan catatan FIFA, Cristiano Ronaldo selalu mencetak setidaknya satu gol dalam setiap edisi Piala Dunia yang diikutinya sejak debut pada 2006.

Rangkaian tersebut dimulai pada Piala Dunia 2006 di Jerman, kemudian berlanjut pada 2010 di Afrika Selatan, 2014 di Brasil, 2018 di Rusia, 2022 di Qatar, dan kini 2026 di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.

Konsistensi tersebut menjadi pencapaian luar biasa mengingat rentang waktunya mencapai dua dekade. Tidak banyak pemain yang mampu tampil dalam enam edisi Piala Dunia, apalagi tetap produktif mencetak gol di setiap turnamen.

Faktor usia juga membuat rekor ini semakin istimewa. Pada usia 41 tahun, Ronaldo masih mampu bersaing di level tertinggi dan memberikan kontribusi nyata bagi tim nasional Portugal.

Ungguli Lionel Messi dalam Catatan Langka

Rekor yang dicatat Ronaldo juga membuatnya berada selangkah di depan rival abadinya, Lionel Messi, dalam statistik yang sangat spesifik ini.

Lionel Messi memang sama-sama tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Namun megabintang Argentina tersebut tidak mampu mencetak gol pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Kondisi itu membuat Messi gagal menyamai catatan Ronaldo yang selalu mencetak gol dalam setiap edisi turnamen yang diikutinya. Dengan demikian, rekor enam edisi Piala Dunia berturut-turut dengan torehan gol kini menjadi milik Ronaldo seorang.

Perbandingan antara dua legenda sepak bola tersebut selalu menjadi bahan diskusi penggemar sepak bola dunia. Kali ini, Ronaldo berhasil menambahkan satu pencapaian unik yang belum dimiliki Messi.

Selain memecahkan rekor dunia, gol ke gawang Uzbekistan juga memiliki arti penting lainnya bagi Cristiano Ronaldo. Gol tersebut merupakan gol ke-9 Ronaldo sepanjang kariernya di putaran final Piala Dunia.

Jumlah itu membuatnya resmi menyamai rekor milik legenda Portugal, Eusebio, sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Portugal di sejarah turnamen tersebut.

Eusebio selama puluhan tahun menjadi ikon sepak bola Portugal berkat penampilannya yang luar biasa di Piala Dunia 1966. Kini, Ronaldo berhasil menyamai catatan yang telah bertahan sangat lama tersebut.

Dengan masih berlangsungnya Piala Dunia 2026, peluang Ronaldo untuk melampaui rekor Eusebio masih terbuka lebar.

Jika kembali mencetak gol pada pertandingan berikutnya, dia akan berdiri sendirian sebagai pemegang rekor gol terbanyak Portugal di putaran final Piala Dunia.

Gol ke gawang Uzbekistan juga memperbesar peluang Portugal untuk mengamankan tiket ke babak gugur.

Kemenangan dalam laga kedua Grup K menjadi target penting bagi skuad asuhan Portugal untuk menjaga posisi mereka di klasemen dan melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar juara dunia.

Bagi Ronaldo, setiap pertandingan di Piala Dunia 2026 tampaknya menjadi kesempatan untuk terus menambah catatan sejarah.

Setelah menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia, sang kapten kini berpeluang mempertegas warisannya sebagai salah satu ikon terbesar yang pernah menghiasi panggung sepak bola dunia. (*)

 

ReporterJPGroup

Update