
batampos – Veda Ega Pratama menutup sesi practice Moto3 Ceko 2026 di posisi ke-15 di Sirkuit Brno, Jumat (19/6/2026) malam WIB.
Hasil tersebut membuat pembalap Honda Team Asia asal Wonosari, Yogyakarta, harus memulai perjuangannya dari Q1 pada sesi kualifikasi Sabtu (20/6/2026), sementara Hakim Danish tampil sebagai yang tercepat.
Veda Ega Pratama tidak memulai sesi practice dengan baik. Saat para rival mulai mencatatkan waktu kompetitif, pembalap Indonesia itu tertinggal cukup jauh dari barisan depan.
Ketika Maximo Quiles memimpin catatan waktu awal dengan torehan sekitar 2 menit 5 detik, Veda masih berada di posisi terakhir. Selisih waktunya bahkan mencapai lebih dari lima detik dari pembalap tercepat saat itu.
Memasuki lima menit pertama sesi, Veda mulai menemukan ritme balapnya. Pembalap Honda Team Asia tersebut berhasil memperbaiki catatan waktunya menjadi sekitar 2 menit 6 detik per lap.
Perbaikan tersebut membuatnya melonjak ke posisi ke-14 klasemen sementara. Di saat yang sama, David Almansa mengambil alih posisi teratas dengan catatan waktu 2 menit 5,167 detik.
Persaingan Ketat di Brno
Persaingan di sesi practice Moto3 Ceko berlangsung sangat ketat. Selisih waktu antarpembalap di zona 10 besar relatif tipis sehingga perubahan posisi terjadi hampir setiap menit.
Meski sudah memperbaiki catatan waktunya, Veda masih terpaut 1,268 detik dari Almansa yang memimpin jalannya sesi. Situasi itu membuat posisinya belum sepenuhnya aman untuk mengincar tiket langsung ke Q2.
Tak lama kemudian, pembalap Finlandia Rico Salmela masuk ke jajaran depan dan menggeser sejumlah pembalap. Dampaknya, Veda keluar dari posisi ke-14 dan kembali turun dalam klasemen sementara.
Saat sebagian besar pembalap memilih masuk pit untuk melakukan penyesuaian motor dan mengganti ban, Veda berada di urutan ke-16. Posisi tersebut tentu belum cukup untuk mengamankan tempat di sesi kualifikasi kedua.
Sementara itu, David Almansa terus menunjukkan performa impresif. Pembalap asal Spanyol tersebut kembali mempertajam catatan waktunya menjadi 2 menit 4,944 detik saat para rider kembali ke lintasan.
Menjelang penghujung sesi, Veda menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Pembalap berusia muda itu mampu mencatatkan lap yang jauh lebih kompetitif dibandingkan putaran-putaran sebelumnya.
Sekitar lima menit sebelum sesi berakhir, Veda berhasil memangkas jarak menjadi hanya 0,967 detik dari pemuncak klasemen sementara. Catatan tersebut sempat membawanya masuk ke dalam kelompok 10 besar.
Momentum itu membuka peluang bagi Veda untuk mengamankan tiket otomatis menuju Q2. Namun persaingan yang sangat rapat membuat posisi pembalap berubah cepat pada menit-menit terakhir.
Beberapa rival berhasil mencatatkan waktu lebih baik ketika sesi memasuki fase penentuan. Akibatnya, posisi Veda kembali merosot secara bertahap hingga keluar dari zona aman.
Saat bendera finis dikibarkan, Veda harus puas mengakhiri practice di peringkat ke-15. Hasil tersebut membuatnya gagal lolos langsung ke Q2 dan harus lebih dulu berjuang melalui Q1 pada Sabtu (20/6/2026).
Perubahan besar juga terjadi di puncak klasemen pada detik-detik akhir practice. Hakim Danish tampil luar biasa dengan mencatatkan putaran terbaik saat banyak pembalap mencoba time attack terakhir.
Pembalap Malaysia itu sukses membukukan waktu 2 menit 4,754 detik. Catatan tersebut mengantarkannya menjadi pembalap tercepat dalam sesi practice Moto3 Ceko 2026.
Keberhasilan Hakim Danish menyalip para pesaing menunjukkan potensi besar yang dimilikinya untuk menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama.
Sementara itu, David Almansa dan sejumlah pembalap papan atas lainnya tetap menjadi ancaman serius dalam perebutan pole position.
Bagi Veda Ega Pratama, hasil practice masih menyisakan peluang untuk bangkit.
Jika mampu tampil maksimal di Q1, pembalap Indonesia itu masih berkesempatan merebut tiket menuju Q2 dan memperbaiki posisi start untuk balapan Moto3 Ceko 2026 di Sirkuit Brno. (*)
