
batampos – Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengakui menjalani pekan yang berat dalam Moto3 Italia 2026. Veda pun harus puas finis posisi kedelapan pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (31/5).
Memulai balapan dari posisi ke-13, Veda sebenarnya sempat bersaing di barisan depan. Pebalap Honda Team Asia itu merangsek ke posisi enam pada awal balapan.
Namun setelah, posisi Veda terus tercecer hingga urutan 14. Meski demikian, dia tidak patah semangat. Pebalap kelahiran Gunungkidul itu perlahan mulai menemukan kembali kecepatannya.
Alhasil, Veda menutup balapan dengan finis posisi kedelapan di Moto3 Italia 2026. Posisi tersebut sekaligus membuatnya hanya mendapat delapan poin tambahan.
Veda mengungkapkan bahwa balapan di Sirkuit Mugello merupakan salah satu balapan yang sangat menantang. Pasalnya, aksi salip menyalip tersaji sangat sengit dari awal hingga akhir balapan.
“Terjadi banyak kontak antar pembalap dan beberapa momen di mana saya kehilangan posisi dan harus merebutnya kembali,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin (1/6).
“Saya terus berusaha untuk tetap berada di kelompok terdepan dan memberi diri saya kesempatan untuk memperebutkan podium,” tambah dia.
Veda mengaku kesulitan dalam menjalani akhir pekan di Mugello. Kenyataannya, dia memang kurang meraih hasil maksimal sejak hari pertama hingga akhir.
“Ini bukan akhir pekan termudah kami karena kami kesulitan menemukan pengaturan yang sempurna, tetapi bahkan dalam situasi sulit pun kami belajar banyak hal penting,” tutur Veda Ega.
Lebih jauh, Veda mengatakan bahwa hasil di Moto3 Italia dijadikan sebagai pelajaran berharga. Dia pun tak ingin larut dalam hasil tersebut dan langsung mengalihkan fokusnya ke seri Hungaria 2026 pada 5-7 Juni mendatang.
“Saya ingin mengambil semua pelajaran positif dari Mugello dan menggunakannya untuk balapan berikutnya,” ujar Veda.
“Hungaria akan menjadi sirkuit yang benar-benar baru bagi saya, jadi saya bersemangat menghadapi tantangan ini dan termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan bersama tim,” tandas Veda Ega. (*)
