Senin, 1 Juni 2026

Daftar Pelatih Tersukses Liga Champions: Luis Enrique Kini Tempel Ancelotti

Berita Terkait

Luis Enrique merayakan keberhasilan PSG menjuarai Liga Champions 2025-2026 sekaligus meraih gelar ketiganya di kompetisi elite Eropa. (Dok. PSG)

batampos – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions 2025/2026 usai mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada partai final.

Kemenangan tersebut tak hanya mengukuhkan dominasi PSG di Eropa, tetapi juga membawa pelatih Luis Enrique masuk dalam daftar elite pelatih tersukses sepanjang sejarah kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Biru.

Trofi yang diraih musim ini menjadi gelar Liga Champions ketiga dalam karier Luis Enrique. Catatan tersebut membuat pelatih asal Spanyol itu sejajar dengan sejumlah nama besar seperti Pep Guardiola, Zinedine Zidane, dan Bob Paisley yang sama-sama mengoleksi tiga trofi Piala Champions Eropa/Liga Champions.

Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan reputasi Luis Enrique sebagai salah satu pelatih terbaik di era sepak bola modern. Sebelum sukses bersama PSG, ia lebih dulu merasakan kejayaan Liga Champions saat menangani Barcelona.

Meski telah mengoleksi tiga gelar, Luis Enrique masih berada di bawah Carlo Ancelotti dalam daftar pelatih tersukses sepanjang sejarah Liga Champions.

Pelatih asal Italia tersebut masih memegang rekor dengan lima trofi, jumlah terbanyak yang pernah diraih seorang pelatih dalam kompetisi ini.

Rekor Ancelotti hingga kini belum mampu disamai oleh pelatih lain, baik yang masih aktif maupun yang telah pensiun. Dominasi itu menjadi bukti konsistensinya dalam membawa sejumlah klub elite Eropa meraih kesuksesan di level tertinggi.

Sementara bagi PSG, keberhasilan menjuarai Liga Champions musim ini semakin menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.

Klub asal Prancis tersebut menjadi tim kedua di era Liga Champions yang mampu mempertahankan gelar secara beruntun setelah sebelumnya dilakukan oleh Real Madrid.

Prestasi tersebut menunjukkan keberhasilan proyek yang dibangun Luis Enrique sejak menangani Les Parisiens. Di tengah persaingan ketat klub-klub elite Eropa, PSG mampu menjaga konsistensi performa hingga kembali berdiri di podium tertinggi.

Kesuksesan itu juga mencerminkan efektivitas strategi Luis Enrique dalam membangun tim yang solid, kompetitif, dan mampu tampil dominan pada pertandingan-pertandingan besar.

Di sisi lain, Arsenal kembali harus menunda ambisi meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

The Gunners tampil ngotot sepanjang pertandingan dan mampu memberikan perlawanan sengit, namun akhirnya harus mengakui keunggulan PSG dalam babak adu penalti.

Kekalahan tersebut membuat Arsenal masih harus menunggu kesempatan berikutnya untuk mewujudkan mimpi mengangkat trofi Si Kuping Besar yang selama ini belum pernah mereka raih. (*)

Sumber BeritaJawaPos.com

Update