
batampos – Sepak bola identik dengan drama di atas lapangan. Namun dalam sejumlah kasus, cerita justru berlanjut setelah peluit panjang dibunyikan. Bahkan, ada momen ketika gelar juara yang sudah dirayakan harus dicabut akibat pelanggaran aturan, skandal, hingga keputusan federasi.
Kasus terbaru yang menyita perhatian datang dari Timnas Senegal. Secara mengejutkan, gelar Piala Afrika yang sempat mereka raih resmi dianulir oleh CAF. Keputusan ini menjadi salah satu yang paling jarang terjadi dalam sejarah sepak bola modern.
Fenomena ini bukan yang pertama. Berikut lima kasus besar ketika hasil pertandingan hingga gelar juara berubah karena faktor di luar lapangan, seperti dilansir dari Al-Jazeera.
1. Senegal: Juara yang Berubah di Meja Hijau
Kontroversi final Piala Afrika menjadi sorotan utama. Senegal sempat dinyatakan menang dan mengangkat trofi, namun protes keras terkait keputusan penalti membuat laga diwarnai ketegangan.
Situasi memanas hingga Senegal sempat meninggalkan lapangan. Meski pertandingan dilanjutkan dan mereka tetap dinyatakan menang, proses hukum berjalan setelahnya.
Komite banding CAF akhirnya memutuskan Senegal melanggar regulasi. Hasil pertandingan diubah menjadi kekalahan 0-3 (walk out), dan gelar diberikan kepada Timnas Maroko.
2. Juventus: Skandal Calciopoli Mengguncang Italia
Kasus Juventus pada 2006 menjadi salah satu yang paling terkenal. Skandal pengaturan wasit dalam kompetisi Serie A, yang dikenal sebagai Calciopoli, mengungkap praktik manipulasi yang melibatkan sejumlah pihak.
Akibatnya, Juventus dicabut gelar musim 2004–2005 dan 2005–2006. Tak hanya itu, klub raksasa Italia tersebut juga harus menerima hukuman degradasi ke Serie B.
3. Marseille: Skandal Suap yang Menghapus Gelar
Olympique de Marseille mengalami nasib serupa pada 1993. Klub asal Prancis itu terbukti terlibat dalam pengaturan skor di liga domestik.
Marseille diduga menyuap pemain lawan demi memastikan kemenangan. Setelah terbukti bersalah, otoritas sepak bola Prancis langsung mencabut gelar liga yang telah diraih dan menjatuhkan sanksi berat kepada klub.
4. Afrika Selatan vs Senegal: Laga Diulang karena Wasit Curang
Kontroversi juga pernah terjadi dalam laga kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 antara Timnas Afrika Selatan dan Senegal.
Dalam pertandingan tersebut, wasit terbukti melakukan manipulasi yang memengaruhi hasil laga. FIFA kemudian turun tangan dan memutuskan pertandingan harus diulang.
Keputusan ini membuat hasil sebelumnya dianulir sepenuhnya, sebuah langkah langka dalam kompetisi internasional.
5. Ethiopia: Kesalahan Administratif Berujung Diskualifikasi
Kasus Timnas Ethiopia menunjukkan bahwa pelanggaran tak selalu berupa skandal besar.
Dalam kualifikasi Piala Afrika, Ethiopia memainkan pemain yang tidak memenuhi syarat. Kesalahan administratif ini berujung pada diskualifikasi serta pembatalan hasil pertandingan.Dampaknya signifikan karena memengaruhi klasemen dan peluang tim lain untuk lolos. (*)
