
batampos – Osasuna menciptakan kejutan besar usai menumbangkan pemuncak klasemen Real Madrid dengan skor 2-1 dalam lanjutan LaLiga di Stadion El Sadar, Minggu (22/2) dini hari WIB.
Kemenangan ini membuat persaingan gelar juara kembali terbuka. Real Madrid tetap mengoleksi 60 poin, hanya unggul dua angka dari Barcelona yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dan dijadwalkan menghadapi Levante.
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-34 setelah tinjauan VAR menyatakan Thibaut Courtois menginjak kaki Ante Budimir di dalam kotak penalti.
Kartu kuning karena dianggap melakukan simulasi sempat diberikan kepada Budimir, namun dibatalkan usai pengecekan ulang. Budimir kemudian sukses mengeksekusi penalti dengan tenang.
Real Madrid bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-73. Vinicius Junior mencetak gol usai memanfaatkan umpan tarik rendah Federico Valverde dari sisi kiri.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Osasuna justru melancarkan serangan balik mematikan di masa injury time. Kehilangan bola dari Dani Ceballos dimanfaatkan Raul Moro untuk mengirim umpan terobosan kepada Raul Garcia del Haro. Penyerang tersebut mengecoh lini pertahanan sebelum melepaskan tembakan ke sudut gawang.
Gol sempat dianulir karena dugaan offside. Namun setelah peninjauan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut yang langsung disambut sorak sorai pendukung tuan rumah.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui timnya kurang tajam di lini serang dan harus segera berbenah jelang laga Liga Champions melawan Benfica.
Kekalahan ini membuat perebutan puncak klasemen LaLiga semakin sengit. Barcelona kini berpeluang merebut takhta apabila mampu meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya. (*)
