Rabu, 18 Februari 2026

Real Madrid Raih Kemenangan Tipis di Playoff Liga Champions

Berita Terkait

Real Madrid sukses pulang dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Vinicius Junior. (Sc:goal.com)

batampos – Real Madrid sukses pulang dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal bintang asal Brasil Vinicius Junior saat bertandang ke markas Benfica. Tim asuhan Alvaro Arbeloa itu tampil dominan sejak awal pertandingan pada leg pertama playoff fase gugur yang digelar di Estadio da Luz, Portugal, pada Rabu (18/2).

Dilansir dari ESPN, babak pertama berjalan dengan sengit karena Real Madrid langsung menggempur pertahanan tuan rumah. Kylian Mbappe dan Arda Guler berulang kali menebar ancaman di dalam kotak penalti. Namun, kiper Benfica Anatoliy Trubin masih menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus pada babak pertama.

Trubin tercatat melakukan serangkaian penyelamatan gemilang, termasuk menepis tendangan jarak dekat Mbappe pada menit ke-44.

Benfica sendiri melakukan perlawanan lewat serangan balik. Fredrik Aursnes hampir saja mengejutkan Thibaut Courtois melalui tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-24. Namun, skor kacamata tetap bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50. Kylian Mbappe yang bergerak di sisi kiri melepaskan umpan matang yang diselesaikan dengan apik oleh Vinicius Junior. Tendangan kaki kanan Vini bersarang tepat di pojok kanan atas gawang Benfica dan mengubah skor menjadi 1-0.

Menariknya, tepat setelah mencetak gol, Vinicius langsung diganjar kartu kuning oleh wasit akibat melakukan selebrasi yang dianggap berlebihan. Tertinggal satu gol memaksa pelatih Benfica melakukan perombakan strategi dengan memasukkan Heorhii Sudakov dan Richard Ríos pada menit ke-74 untuk menambah daya gedor.

Benfica terus menekan melalui aksi Sidny Cabral, tetapi pertahanan Real Madrid yang solid masih sulit ditembus. Meski wasit memberikan waktu tambahan yang cukup panjang bagi Benfica untuk menyamakan kedudukan, skor tetap tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Sebelumnya, pertandingan sempat terhenti selama 10 menit setelah Vinicius Junior melaporkan adanya dugaan pelecehan rasial yang dilakukan oleh pemain Benfica Gianluca Prestianni.

Insiden itu berawal sesaat setelah Vinicius merayakan golnya dengan tarian di sudut lapangan lalu Prestianni terlihat mendatangi Vinícius sambil menutupi mulut dengan jerseinya. Vinicius yang tampak emosional langsung melaporkan kejadian tersebut kepada wasit Francois Letexier.

Menurut laporan ESPN, rekan setimnya, Aurelien Tchouameni, mengonfirmasi bahwa Vinicius diejek dengan sebutan monyet. “Ini tidak boleh terjadi. Vini memberi tahu kami bahwa orang itu memanggilnya monyet. Dia (Prestianni) mengelak dan mengatakan bahwa dia tidak mengatakan apa-apa,” kata Tchouameni.

Menanggapi laporan itu, wasit Letexier yang tidak mendengar langsung apa yang diucapkan oleh Prestianni hanya menarik Prestianni ke samping untuk memberikan peringatan verbal tanpa memberikan kartu kuning.

Gelandang Real Madrid Federico Valverde menyayangkan keputusan wasit dan tindakan yang dilakukan pemain lawan. “Sangat disayangkan, padahal ada begitu banyak kamera, tapi kejadian itu tidak terekam. Anda menutupi mulut Anda untuk mengatakan sesuatu. Kami bangga pada Vinicius,” kata Valverde. (*)

ReporterJPGroup

Update