
batampos – Inter Milan memastikan satu tempat di babak semifinal Coppa Italia 2025/2026 setelah menaklukkan Torino dengan skor tipis 2-1. Dalam laga perempat final yang berlangsung sengit tersebut, deretan pemain asal Prancis milik Nerazzurri tampil sebagai penentu kemenangan tim asuhan Cristian Chivu.
Pertandingan yang digelar Kamis (5/2) itu terpaksa dimainkan di Stadion U-Power, Monza. Stadion San Siro tidak dapat digunakan karena tengah dipersiapkan sebagai salah satu venue Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026.
Dikutip dari ESPN, Inter Milan langsung menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Pemuncak klasemen Serie A itu tampil dominan dan nyaris membuka keunggulan pada menit ke-20, ketika tembakan jarak jauh Carlos Augusto membentur mistar gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah sepuluh menit sebelum turun minum. Debutan muda asal Prancis, Issiaka Kamate, melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum melepaskan umpan silang terukur ke Ange-Yoan Bonny. Tanpa pengawalan berarti, Bonny menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal diantisipasi kiper Torino, Alberto Paleari. Skor 1-0 untuk Inter bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Inter tidak mengendurkan tekanan. Baru dua menit laga berjalan, Nerazzurri berhasil menggandakan keunggulan. Marcus Thuram mengirimkan umpan tarik matang yang diselesaikan dengan tenang oleh Andy Diouf untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol, Torino mulai meningkatkan intensitas permainan. Usaha tim asuhan Marco Baroni membuahkan hasil pada menit ke-57. Sandro Kulenovic, pemain pinjaman dari Dinamo Zagreb, memperkecil ketertinggalan lewat sundulan tajam setelah memanfaatkan umpan silang Marcus Pedersen.
Drama kembali terjadi pada menit ke-74 ketika Matteo Prati sempat mencetak gol penyeimbang. Namun, kegembiraan Torino harus pupus setelah wasit menganulir gol tersebut karena Prati berada dalam posisi offside.
Inter kemudian kembali mengendalikan permainan melalui lini tengah yang dikomandoi Davide Frattesi. Hingga peluit panjang dibunyikan, Torino gagal menciptakan peluang berarti untuk menyamakan kedudukan.
Kemenangan ini menegaskan performa impresif Inter Milan yang kini mencatatkan 17 kemenangan dari 23 laga terakhir di semua kompetisi. Sebaliknya, hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Torino yang menelan 14 kekalahan dari 15 pertemuan terakhir melawan Inter.
Dengan hasil ini, Inter semakin dekat dengan ambisi meraih gelar Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub. Usai laga, Cristian Chivu mengakui timnya sempat berada di bawah tekanan pada menit-menit akhir pertandingan.
“Tentu wajar jika kami sedikit menderita di menit-menit akhir. Semangat lawan meningkat setelah skor menjadi 2-1 dan mereka mencoba menekan. Namun saya rasa mereka tidak benar-benar menciptakan ancaman besar,” ujar Chivu, dikutip dari situs resmi Inter Milan.
Chivu juga menjelaskan keputusan menurunkan kombinasi empat pemain Prancis dan tiga pemain Italia berkaitan dengan padatnya jadwal pertandingan.
“Pemilihan pemain didasarkan pada siapa yang memiliki energi terbaik hari ini, sekaligus untuk mengelola jadwal yang sangat padat pada Januari dan Februari,” katanya.
Inter Milan kini tinggal menunggu calon lawan di babak semifinal. Dengan performa konsisten sepanjang musim, Nerazzurri dinilai sebagai salah satu kandidat kuat untuk melaju hingga partai puncak Coppa Italia 2025/2026. (*)
