
batampos – Manchester City memastikan tiket ke delapan besar Liga Champions setelah menundukkan Galatasaray dengan skor 2-0 di Etihad Stadium, Kamis (29/1). Kemenangan ini membuat The Citizens lolos langsung ke fase berikutnya tanpa harus menjalani babak playoff.
Meski demikian, manajer City Pep Guardiola menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir serta kondisi sejumlah pemain kunci yang tengah dibekap cedera.
Dalam wawancara usai pertandingan yang dikutip dari situs resmi Manchester City, Guardiola mengungkapkan bahwa anak asuhnya menciptakan lebih banyak peluang di babak kedua dibandingkan babak pertama. Namun, peluang tersebut belum sepenuhnya mampu dimaksimalkan menjadi gol.
“Di babak kedua kami memiliki lebih banyak peluang dibandingkan babak pertama. Masih banyak hal yang harus kami perbaiki, tetapi saya sangat senang bisa finis di delapan besar,” ujar Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti ketatnya persaingan di Liga Champions saat ini. Menurutnya, kompetisi antarklub Eropa kini jauh lebih berat dibandingkan ketika ia pertama kali terlibat sekitar 17 tahun lalu.
“Ketika saya memulai 17 tahun lalu, Liga Champions merupakan kompetisi yang berbeda. Sekarang setiap tim benar-benar sangat tangguh,” katanya.
Guardiola menilai tipisnya margin kemenangan membuat setiap pertandingan berisiko tinggi apabila peluang tidak dimanfaatkan dengan baik. Ia menyebut City seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol dari peluang yang didapat.
“Kami memiliki tiga, empat, lima, bahkan enam peluang bersih untuk mencetak gol. Namun ketika selisih hanya satu atau dua gol, situasinya selalu berbahaya,” ujarnya.
Kepastian lolos langsung ke fase berikutnya dinilai Guardiola sebagai keuntungan besar karena memberi waktu pemulihan yang lebih panjang bagi para pemain.
“Tentu lebih baik beristirahat daripada harus memainkan laga playoff. Yang terpenting adalah tiba di momen krusial dengan pemain terbaik dalam kondisi terbaik,” jelasnya.
Terkait kondisi skuad, Guardiola mengonfirmasi bahwa Jeremy Doku mengalami cedera pada betisnya. Ia berharap sang pemain bisa kembali merumput pada Maret mendatang.
“Jeremy mengalami masalah pada betisnya. Ototnya bekerja sangat keras. Mudah-mudahan pada bulan Maret dia sudah siap membantu kami,” ucap Guardiola.
Guardiola juga memberikan komentar khusus soal Erling Haaland. Meski penyerang Norwegia itu sempat menyia-nyiakan satu peluang emas, Guardiola memuji reaksinya yang tetap tenang.
“Saya sangat menyukai reaksinya. Dia melewatkan satu peluang jelas, tetapi setelah itu tetap tenang dan melakukan sentuhan luar biasa,” tuturnya.
Namun secara keseluruhan, Guardiola mengakui bahwa masalah utama Manchester City musim ini adalah kegagalan memaksimalkan peluang.
“Kami melewatkan terlalu banyak peluang yang seharusnya menjadi gol. Itu yang menghukum kami musim ini,” tegasnya.
