Kamis, 22 Januari 2026

Isu Greenland Memanas, Prancis Pastikan Tetap Ikut Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Skuad Timnas Prancis di Piala Dunia 2022. (Dok UEFA)

batampos – Pemerintah Prancis menegaskan tidak akan mencampuradukkan olahraga dengan manuver politik global. Menteri Olahraga Prancis, Marina Ferrari, memastikan tim nasional Prancis saat ini tidak mempertimbangkan opsi memboikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, meski muncul ketegangan diplomatik terkait pernyataan Presiden AS Donald Trump soal Greenland.

Ferrari menegaskan, Piala Dunia merupakan ajang olahraga yang dinanti jutaan penggemar dan tidak seharusnya dijadikan alat tekanan politik. Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi soal kemungkinan absennya Prancis dari turnamen akbar empat tahunan tersebut.

“Saat ini, Kementerian Olahraga Prancis tidak memiliki keinginan untuk memboikot kompetisi besar yang sangat dinantikan ini,” ujar Ferrari kepada wartawan, Selasa (22/11).

Politisi berusia 52 tahun dari Partai Gerakan Demokratik (MoDem) itu menambahkan, meskipun situasi geopolitik dapat berkembang, fokus utama tetap pada olahraga. “Piala Dunia 2026 adalah momen yang sangat penting bagi seluruh pencinta olahraga,” katanya.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juni–Juli mendatang dan akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, pernyataan Trump mengenai ambisi “menguasai” Greenland—wilayah otonom milik Denmark—memicu kekhawatiran akan terganggunya hubungan Amerika Serikat dengan sejumlah sekutu Eropa.

Di Prancis, isu ini memantik perbedaan pandangan. Anggota parlemen sayap kiri, Eric Coquerel, menyebut opsi boikot oleh tim nasional Prancis perlu dipertimbangkan.

“Bisakah kita membayangkan bermain di Piala Dunia sepak bola di negara yang mengancam tetangganya, merusak hukum internasional, dan ingin menghancurkan PBB?” tulis Coquerel melalui media sosialnya.

Ia bahkan menyarankan agar fokus penyelenggaraan turnamen dialihkan sepenuhnya ke Meksiko dan Kanada jika ketegangan politik terus meningkat.

Perbedaan sikap tersebut berpotensi memicu perdebatan lanjutan di Prancis mengenai keikutsertaan Les Bleus di Piala Dunia 2026. Timnas Prancis sendiri datang dengan status finalis edisi terakhir setelah harus mengakui keunggulan Argentina pada final Piala Dunia 2022. (*)

Sumber BeritaJP GROUP

Update