
batampos – Presiden Real Madrid Florentino Pérez diketahui meluapkan kemarahannya dengan menunjuk enam pemain setelah kekalahan dari Albacete pada Rabu (14/1) lalu.
Dikutip dari situs berita Defensa Central, Pérez diketahui menghubungi para pemain Real Madrid melalui telepon ketika mereka berada di ruang ganti setelah pertandingan tersebut.
“Kita tidak boleh mempermalukan diri sendiri,” demikian bunyi kalimat yang sering diulangi oleh Pérez kepada para pemain Real Madrid selama panggilan tersebut berlangsung.
Menurut laporan dari beberapa sumber daring yang dikumpulkan oleh Defensa Central, ada empat pemain Real Madrid yang sangat terpengaruh dalam pertandingan melawan Albacete.
Beberapa pemain mulai dari Andriy Lunin, Fran García, Eduardo Camavinga, dan Vinícius Júnior kini terbuka untuk tawaran potensial di bursa transfer musim dingin 2025/26 ini.
Sementara dua pemain lain Real Madrid seperti Dean Huijsen dan Arda Güler yang bermain sebagai starter dalam pertandingan melawan Albacete juga masuk dalam pengawasan Pérez.
Pelatih Real Madrid Álvaro Arbeloa yang menggantikan Xabi Alonso meminta para pemain untuk bangkit dan bersiap menghadapi pertandingan melawan Levante pada Sabtu (17/1).
“Kita semua terluka, kita harus bangkit dan bersiap untuk pertandingan (melawan Levante) hari Sabtu,” kata Arbeloa pada konferensi pers setelah pertandingan melawan Albacete.
Arbeloa berada dalam tekanan setelah debutnya sebagai pelatih Real Madrid berakhir dengan kekalahan 2-3 atas Albacete ketika tandang pada Rabu (14/1) lalu.
Mantan pelatih Real Madrid Castilla tersebut bertanggung jawab penuh atas kekalahan dari Albacete dan kini mempersiapkan laga Real Madrid melawan Levante pada Sabtu (17/1). (*)
