Sabtu, 10 Januari 2026

Martinelli Tuai Kritik Tajam setelah Insiden dengan Conor Bradley, Neville: Memalukan!

Berita Terkait

Insiden Gabriel Martinelli mendorong Conor Bradley di pengujung laga Arsenal melawan Liverpool. F. Tangkapan layar Premier League.

batampos – Pemain Arsenal Gabriel Martinelli menuai kecaman keras setelah tindakannya terhadap pemain Liverpool Conor Bradley yang mengalami cedera dalam laga imbang tanpa gol.

Insiden tersebut terjadi pada menit-menit akhir pertandingan Arsenal kontra Liverpool yang berakhir 0-0, Jumat dini hari WIB. Saat waktu tambahan berjalan, Conor Bradley terlihat terjatuh dengan posisi tidak wajar di dekat garis samping lapangan.

Martinelli yang mengira bek asal Irlandia Utara itu hanya berusaha mengulur waktu, melempar bola ke arah Bradley lalu mencoba mendorongnya secara fisik agar bangkit dan meninggalkan lapangan.

Tindakan tersebut memicu kemarahan para pemain Liverpool hingga terjadi adu mulut dan aksi saling dorong. Wasit kemudian mengganjar kartu kuning kepada Martinelli dan bek Liverpool Ibrahima Konate. Bradley akhirnya harus ditandu keluar lapangan akibat cedera yang dialaminya.

Pengamat Sky Sports Gary Neville melontarkan kritik tajam terhadap sikap pemain asal Brasil tersebut.

“Hal seperti itu tidak boleh dilakukan. Itu sangat buruk. Menurut saya, dia perlu meminta maaf,” ujar Neville.

Neville mengaku geram melihat insiden tersebut, terlebih Bradley harus ditandu keluar lapangan.

“Sejujurnya saya sangat marah dengan Martinelli. Itu memalukan. Saya heran tidak ada pemain Liverpool yang langsung bereaksi lebih keras saat itu,” tegas mantan bek Manchester United tersebut.

Nada serupa disampaikan Roy Keane. Ia menilai tindakan Martinelli tidak pantas dilakukan terhadap pemain yang sedang cedera.

“Saya tidak menyukainya. Saya pernah mengalami cedera serius dan pemain lawan berdiri di atas saya, itu bukan hal yang baik,” kata Keane.

“Saya juga terkejut pemain Liverpool tidak bereaksi lebih agresif. Perilaku itu benar-benar memalukan dan tidak pantas,” tambahnya.

Pelatih Liverpool Arne Slot mengaku khawatir dengan kondisi Bradley, namun enggan sepenuhnya menyalahkan Martinelli.

“Saya yakin seratus persen jika dia tahu Bradley benar-benar cedera, dia tidak akan bertindak seperti itu,” ujar Slot.

Meski demikian, Slot menilai insiden tersebut terlihat buruk, apalagi jika cedera Bradley terbukti serius.

Sementara itu, manajer Arsenal Mikel Arteta membela anak asuhnya. Ia menegaskan Martinelli tidak memiliki niat buruk dalam kejadian tersebut.

“Mungkin dia tidak tahu. Saya mengenal Gabi, dia tidak punya niat jahat,” kata Arteta.

“Saya belum tahu kondisi Conor, semoga tidak serius. Namun jelas tidak ada niat dari Gabi untuk mencelakainya,” tutup pelatih asal Spanyol itu. (*)

Sumber BeritaSinar Harian

Update