Kamis, 29 Januari 2026

Ketum KONI Kepri Usep RS Hadiri Kongres PSSI, Langkah Strategis Menuju PON 2028

Berita Terkait

Ketum KONI Kepri, Usep RS menghadiri Kongres PSSI Kepri. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – Kongres Biasa PSSI Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 berlangsung hangat dan penuh energi pada Sabtu (29/11/2025) di Golden View Hotel, Batam. Sejak pagi, para peserta dari seluruh kabupaten atau kota tampak memenuhi ruang utama kongres, datang dengan harapan besar untuk masa depan sepak bola Kepri.

Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, hadir memberikan dukungan langsung kepada peserta kongres. Kehadirannya menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun prestasi olahraga daerah.

“Semangat inilah yang harus terus dirawat. Kita di KONI akan selalu memberi dorongan agar sepak bola Kepri dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta yang rela datang dari berbagai pulai demi masa depan sepak bola Kepri. Usep menegaskan bahwa KONI siap mendukung penuh pembinaan atlet bersama dengan PSSI.

Tahun 2026, Kepri akan menyelenggarakan Porprov dan setahun kemudian menjadi tuan rumah Porwil 2027. Usep berharap para atlet sepak bola Kepri benar-benar mempersiapkan diri menghadapi dua momentum besar tersebut.

“Porwil di Pekanbaru sebelumnya, Kepri harus bangga dengan meraih medali perunggu sehingga belum bisa menuju PON 2028 di NTB NTT. Di Porwil berikutnya, kita berharap semoga atlet kita bisa berjaya dan merebut tiket ke PON,” kata Usep RS.

Ketum KONI Kepri, Usep RS menghadiri Kongres PSSI Kepri di Batam. F. Istimewa untuk Batam Pos.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang membuka kongres secara resmi, menegaskan momentum ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pondasi pembinaan sepak bola Kepri.

Dalam arahannya, Ansar Ahmad menekankan bahwa karakter geografis Kepri dengan 2.028 pulau, 294 pulau berpenghuni, dan 22 pulau terdepan tidak menjadi hambatan. Melainkan pemantik semangat untuk berinovasi dalam pembinaan olahraga.

Dominasi lautan hingga 98% memang membuat pembinaan membutuhkan upaya ekstra untuk menjahit jarak antarwilayah yang tidak menjadi alasan untuk menyerah.

Ansar juga mengingatkan bahwa tantangan tersebut justru menjadi bentuk stimulus agar Kepri tumbuh lebih kuat, modern, dan adaptif. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan hambatan sebagai batu loncatan.

Gubernur turut menekankan pentingnya fokus pada peningkatan prestasi menjelang agenda nasional, khususnya menuju PON 2027.

“Kita harus pacu lagi prestasi. Harapan saya, Kepri bisa lolos ke PON 2027. Prestasi hari ini adalah langkah awal, bukan akhir. Kita harus lebih baik ke depan,” ujarnya.

Ansar juga meminta PSSI Kepri mulai menyusun rencana strategis, memperkuat pembinaan, serta memperluas dukungan masyarakat. Ia menyoroti potensi besar sepak bola Kepri dengan sejumlah pemain yang telah menembus level nasional hingga internasional seperti Ramadhan Sananta dan Abdul Rahman.

“Saya berharap Kepri tidak hanya sukses sebagai tuan rumah Porwil 2027, tetapi juga berprestasi. Jadikan ajang ini momentum kebangkitan sepak bola Kepri. PSSI harus menjadi wadah untuk menyaring, mencetak, dan mengorbitkan talenta-talenta kita,” tambahnya.

Kongres ini turut dihadiri oleh Departemen Member PSSI Pusat Gusti Ayu Chandrasari, Kadispora Kepri Darson, Ketua KONI Kepri Usep RS, Wakil Ketua PSSI Kepri Muhammad Iksan, para anggora Exco PSSI Provinsi Kepri, dan para ketua Askab/Askot se-Kepri. (*)

Update