
batampos – Masa depan Arne Slot sebagai manajer Liverpool dikabarkan berada di ujung tanduk setelah performa The Reds merosot tajam. Spekulasi mengenai kemungkinan kembalinya Jurgen Klopp ke Anfield juga mulai menguat.
Laporan media Inggris menyebut performa Liverpool anjlok drastis. Eks gelandang Liverpool, Dietmar Hamann, menilai Slot telah kehilangan kendali ruang ganti setelah timnya menelan sembilan kekalahan dalam 12 laga terakhir. Catatan itu menjadi kontras dengan awal musim yang berjalan mulus lewat tujuh kemenangan beruntun.
Rangkaian hasil buruk tersebut termasuk tiga kekalahan beruntun dengan margin tiga gol. Liverpool dihajar 0-3 oleh Manchester City, tumbang mengejutkan 0-3 dari Nottingham Forest, lalu dipermalukan 1-4 oleh PSV di Anfield.
Deretan kekalahan itu menjadi rekor terburuk Liverpool sejak musim 1953–1954.
Kondisi tersebut membuat posisi Slot semakin tertekan, meski musim lalu ia berhasil membawa Liverpool menjadi juara liga.
“Penamat bagi Slot sudah dekat. Saya tidak menyangka situasinya akan berubah seburuk ini setelah musim luar biasa yang dilewatinya. Tapi saya percaya ‘kreditnya’ sudah habis,” ujar Hamann kepada Sky Sport Germany.
Menurutnya, masalah Liverpool kini bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan hilangnya kendali manajer atas para pemain.
“Arne Slot sudah kehilangan kendali. Semuanya berantakan. Pemain seperti melakukan apa pun yang mereka mau, seperti kesalahan Mohamed Salah sebelum gol kedua PSV. Liverpool bisa kesulitan menembus empat besar. Situasinya rumit dan saya yakin klub sedang membicarakan posisi manajer,” imbuhnya.
Hamann juga menyebut kemungkinan Liverpool mencoba memujuk Jurgen Klopp kembali ke Anfield untuk menyelamatkan keadaan.
“Banyak yang merindukan Klopp. Jika Anda tanya suporter, pasti banyak yang bilang itu akan luar biasa,” kata Hamann.
“Apakah dia bisa kembali? Saya tidak tahu. Tapi itu bisa jadi kisah terbesar dekade ini. Saya menduga klub setidaknya sudah berbicara dengan Klopp,” tutupnya. (*)
Reporter: Juliana Belence
