
batampos – Turnamen sepak bola usia dini Citramas Cup ke-8 resmi dimulai di Stadion Citramas, Kabil, Batam, Minggu (23/11). Sebanyak 68 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) meramaikan turnamen tahunan ini, termasuk peserta dari Malaysia dan Singapura.
Direktur Utama Citramas Grup, Mike Wiluan, mengatakan penyelenggaraan Citramas Cup merupakan upaya membuka ruang bagi pemain muda untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding.
“Kita menggelar ajang ini supaya adik-adik punya pengalaman bertanding, baik dari Malaysia, Singapura, dan sekitar Kepri,” kata Mike.
Ia menegaskan pentingnya konsistensi agar turnamen ini terus dilirik negara-negara lain di luar kawasan Sijori (Singapura, Johor, Riau).
“Kalau konsisten, Citramas Cup ini akan membuat negara lain ikut bergabung dengan sendirinya,” ujarnya.
Setelah melalui persaingan intens, para juara di tiap kelompok usia diumumkan. Blue Eagle berhasil menjadi juara kategori U-9, disusul Tanggo (U-10), Karimun Junior (U-11), dan Citramas (U-12).
Lebih dari sekadar memperebutkan piala dan total hadiah Rp77 juta, Mike menegaskan Citramas Grup turut menyiapkan fasilitas terbaik untuk mendukung pembinaan atlet muda.
“Dari Citramas Grup, yang penting bukan hanya piala. Kami mempersiapkan fasilitas yang menjadi basis untuk pertandingan, dan sharing dengan tim lainnya,” ujarnya.
Mike juga mendorong para pemain muda untuk tetap fokus dan tidak mudah berpindah-pindah klub, terutama bagi mereka yang memiliki potensi besar. Citramas Grup, kata dia, telah menyiapkan jalur seleksi berkelanjutan untuk pengembangan atlet Kepri.
Di sisi lain, Mike berharap Pemko Batam dan Pemprov Kepri turut mendorong perkembangan sepak bola daerah dengan membentuk klub profesional.
“Hanya Kepri saja yang tidak ada klub sepak bola yang bermain di Liga 1 Indonesia,” tegasnya.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan hadirnya tim dari tiga negara, Citramas Cup kini dianggap sebagai salah satu barometer perkembangan sepak bola usia dini di kawasan Sijori, menandai kebangkitan sepak bola muda pascapandemi. (*)
Reporter: M. Sya’ban
