Kamis, 22 Januari 2026

Liverpool Dibantai Forest 0-3, Arne Slot: Saya Bertanggungjawab

Berita Terkait

Pelatih Liverpool Arne Slot. (Instagram/@liverpoolfc)

batampos – Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui dirinya memikul tanggung jawab penuh atas kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest di Anfield.

Hasil ini menjadi kekalahan keenam The Reds dalam tujuh laga terakhir Liga Inggris dan sekaligus yang terbesar di kandang sejak dibekuk Manchester City 1-4 pada 2021.

Forest tampil dominan lewat gol Murillo, Nicolo Savona, dan Morgan Gibbs-White. Dalam sejarah Liga Inggris, hanya Chelsea dan West Ham yang pernah menang dengan margin tiga gol di Anfield selain Forest.

Slot tak menampik bahwa skema permainannya tak berjalan. Ia mengakui strategi kompak Forest di bawah Sean Dyche dan serangan balik cepat sang lawan berhasil mengekspos kelemahan Liverpool di semua lini.

“Seberapa buruk? Sulit diukur, tetapi ini memang sangat buruk. Bermain di kandang dan kalah 0-3 dari siapa pun adalah hal yang memalukan,” ujar Slot, dilansir AFP, Minggu (23/11).

Ia menegaskan bahwa tak ada alasan untuk performa seperti ini. “Kalau Anda bertanggung jawab saat menang, Anda juga harus bertanggung jawab saat kalah. Ini jauh dari standar kami.”

Kekalahan tersebut membuat Liverpool terpuruk ke posisi ke-11 klasemen, tertinggal delapan poin dari Arsenal. Situasi semakin mengkhawatirkan karena Liverpool telah kalah dalam delapan dari 11 laga terakhir di semua kompetisi, kejatuhan drastis setelah menjuarai liga musim lalu.

Padahal, Liverpool sudah menggelontorkan hampir 450 juta pound pada bursa musim panas. Namun pembelian mahal seperti Alexander Isak yang rekor transfer Inggris belum mencetak satu gol liga pun, sementara Florian Wirtz juga dianggap belum memberi dampak signifikan.

Meski demikian, Slot tetap yakin timnya masih bisa keluar dari situasi sulit. “Dengan kualitas yang kami punya, selalu ada jalan keluar,” katanya.

Slot menilai Liverpool sejatinya mengawali laga dengan baik, namun buruk dalam penyelesaian akhir.

“Kami menciptakan begitu banyak peluang di 30 menit pertama, mungkin terbanyak sepanjang musim. Tapi mereka mencetak gol dari peluang pertama mereka. Saat kami menyia-nyiakan peluang, setiap percobaan lawan justru menjadi gol.” (*)

Reporter: Juliana Belence 

Update