batampos– Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Kepulauan Riau resmi membuka Kejuaraan 3X3 Kepri Open 2025 yang digelar pada 21–23 November di Hi-Test Arena Batam.
Turnamen ini menjadi ajang pemanasan para atlet basket menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri.
Ketua Perbasi Kepri, Suhadi mengatakan antusiasme peserta tahun ini meningkat tajam. Sebanyak 74 tim dipastikan ambil bagian, tidak hanya dari Kepri tetapi juga dari Jakarta, Pekanbaru, hingga dua negara tetangga: Malaysia dan Singapura.
BACA JUGA: PERBASI Kepri Gelar Penataran Wasit untuk Perkuat SDM dan Kemandirian Basket Daerah
“Tim dari Singapura dan Malaysia pemainnya semua dari Amerika,” ujar Suhadi, Kamis (20/11).
Menurut Suhadi, besarnya minat peserta dari luar daerah dan luar negeri menjadi bukti bahwa Kepri mulai menjadi tujuan penting bagi kompetisi basket 3X3.
“Ini menunjukkan turnamen kita semakin diminati. Banyak atlet dari luar Kepri datang, dan itu tentu meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menjadi ajang seleksi menuju Porprov,” katanya.
Turnamen ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga kelas open: U10 Mixed , U12 Putra & U12 Putri,
U15 Putra & U15 Putri, Open Putra & Open Putri.
Kejuaraan 3X3 Kepri Open 2025 juga menyiapkan total hadiah Rp 70 juta, menjadikannya salah satu turnamen 3X3 terbesar di wilayah Sumatera dan Singapura–Malaysia border.
Dengan dukungan venue bertaraf internasional di Hi-Test Arena dan hadirnya pemain-pemain berkualitas dari berbagai daerah, turnamen ini diprediksi berlangsung meriah dan kompetitif.
“Ajang ini menjadi momentum memperkuat eksistensi olahraga basket 3X3 sebagai cabang yang berkembang pesat di Indonesia,” ujar Suhadi.
Perbasi Kepri berharap Kepri Open dapat menjadi kalender rutin sekaligus pusat pembinaan atlet basket 3X3 di Kepulauan Riau. (*)
Reporter: Azis
