
batampos – Turnamen Sepakbola Piala Askab PSSI Tahun 2025 tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas resmi dimulai di Lapangan Sulaiman Abdullah, Kecamatan Siantan, Rabu (1/10/2025).
Sebanyak 47 tim dari desa dan kelurahan ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini. Mereka akan berkompetisi memperebutkan piala bergilir Askab PSSI Anambas.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, hadir langsung membuka turnamen. Ia menegaskan bahwa sepak bola harus dijalani dengan sportivitas, bukan emosi.
“Kalah menang itu biasa. Jangan sampai ada yang main kasar atau bikin keributan. Kalau ada yang anarkis, langsung tindak tegas saja. Masukkan sel, proses hukum juga,” tegas Aneng disambut tepuk tangan penonton.
Aneng menyebut turnamen ini seharusnya menjadi ajang silaturahmi antar desa dan kelurahan. Ia berharap masyarakat mendukung tim kesayangan dengan cara yang positif.
Sementara itu, Ketua PSSI Anambas, Sahtiar, menegaskan panitia menyiapkan aturan tegas untuk menjaga jalannya turnamen. PSSI tidak segan memberikan sanksi berat bagi pemain yang berbuat kasar.
“Kami tidak mau lagi ada insiden perkelahian, pemukulan terhadap wasit, pemain, atau penonton. Kalau sampai terjadi lagi, hukumannya lebih berat dari tahun sebelumnya,” ujar Sahtiar.
Menurutnya, koordinasi dengan aparat keamanan sudah dilakukan sejak awal demi mencegah keributan. Selain itu, ia juga mengingatkan para wasit agar berlaku adil, sebab keputusan wasit kerap memicu emosi di lapangan.
Sahtiar berharap turnamen Piala Askab PSSI Anambas bisa jadi tontonan yang menghibur sekaligus sarana menjaring bibit pesepakbola berbakat.
“Semoga turnamen ini berjalan aman, lancar, dan penuh kegembiraan. Jadikan sepak bola sebagai ajang persaudaraan, bukan permusuhan,” tutupnya. (*)
Reporter: Ihsan Imaduddin
