Sabtu, 24 Januari 2026

Norwegia Desak UEFA Skors Israel, Soroti Standar Ganda Sanksi Rusia

Berita Terkait

Timnas Norwegia
Tim nasional Norwegia. F. via Jawa Pos.

batampos – Federasi Sepakbola Norwegia (NFF) mendesak Israel diskors dari kompetisi internasional, menyusul laporan PBB yang menuding negeri itu melakukan genosida di Gaza.

Desakan ini menyorot standar ganda UEFA dan FIFA yang sebelumnya cepat menjatuhkan sanksi kepada Rusia, namun masih ragu terhadap Israel.

Presiden NFF, Lise Klaveness, menegaskan sikapnya jelang voting darurat UEFA pekan ini. Norwegia dijadwalkan melawan Israel pada 11 Oktober di Oslo dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Kemenangan bisa memastikan tuan rumah lolos ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

“Saya bekerja berdasarkan prinsip. Kalau Rusia bisa digantung, Israel juga seharusnya digantung. Sebagai presiden sepakbola, saya berhak punya pendirian, dan ini pendirian saya,” kata Klaveness, yang juga anggota Komite Eksekutif UEFA, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (30/9).

Meski menolak opsi boikot sepihak karena berisiko justru menguntungkan Israel, Klaveness menegaskan skors internasional adalah jalan paling adil.

“Boikot hanya akan membuat Israel lolos menggantikan kami. Secara umum, kami mendorong agar Israel disanksi. Mereka seharusnya diskors, ini soal menegakkan aturan,” ujarnya.

Isu ini semakin panas setelah Komisi Penyelidikan PBB awal September menyatakan Israel melakukan genosida dalam perang Gaza. Israel membantah keras laporan itu dan menyebutnya memalukan.

Klaveness juga mengakui tuduhan genosida berimbas pada psikologis pemain. “Sulit sekali bermain melawan negara yang dikaitkan dengan kata genosida, karena bendera dan lagu kebangsaan mereka tetap hadir,” katanya.

Bukan hanya Norwegia, Presiden Federasi Sepakbola Turki, Ibrahim Haciosmanoglu, juga mengirim surat resmi ke FIFA, UEFA, dan federasi lain untuk menuntut Israel dilarang tampil di sepakbola internasional. (*)

Update