Sabtu, 24 Januari 2026

Piala Askab PSSI 2025: 47 Desa dan Kelurahan di Anambas Siap Berlaga

Berita Terkait

Piala Askab Anambas
Dua pemain sedang memperebutkan bola dalam turnamen di Desa Piabung baru-baru ini. Awal oktober nanti, 47 tim akan bertarung di Piala Askab PSSI 2025. F. Desa Piabung untuk Batam Pos.

batampos – Sebanyak 47 desa dan kelurahan di Kabupaten Kepulauan Anambas dipastikan ambil bagian dalam turnamen sepakbola Piala Askab PSSI 2025. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 Oktober hingga 26 Oktober mendatang.

Ketua Panitia, Herry Fakhrizal, mengatakan turnamen ini bukan sekadar perebutan juara, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga Anambas.

“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah, tapi juga ajang silaturahmi. Semangat persaudaraan harus lebih tinggi daripada ambisi juara,” ujar Herry, Selasa (23/9).

Dari total desa dan kelurahan yang ada, tujuh di antaranya dipastikan absen karena kekurangan pemain. Panitia menegaskan regulasi melarang tim mengambil pemain dari luar desa.

“Untuk tahun ini, 47 tim siap berlaga. Ada tujuh desa yang tidak bisa ikut karena memang kekurangan pemain. Kita tegas, tidak boleh ambil pemain dari luar,” tegas Herry.

Ia menjelaskan, aturan ini dibuat untuk menjaga sportivitas sekaligus memberikan kesempatan bagi anak-anak muda lokal menunjukkan kemampuan.

“Pemain harus asli dari desa atau kelurahan yang dibela. Itu dibuktikan dengan KTP. Jadi, yang tampil nanti benar-benar putra daerah,” jelasnya.

Turnamen menggunakan sistem gugur demi efisiensi waktu. Technical meeting dan pengundian sudah digelar, sehingga seluruh tim kini fokus menyiapkan strategi.

Selain gengsi dan kebanggaan, panitia menyiapkan hadiah total puluhan juta rupiah. Juara pertama akan mendapatkan Rp35 juta, juara kedua Rp20 juta, juara ketiga Rp15 juta, dan juara keempat Rp10 juta.

Tidak hanya itu, penghargaan individu juga tersedia. Mulai dari pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, kiper terbaik, tim fair play, hingga suporter terbaik.

“Hadiah ini bukan semata soal uang, tapi bentuk apresiasi agar setiap tim dan individu tampil maksimal. Kami ingin turnamen ini berkelas,” ucap Herry. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Update