
batampos – Kepindahan besar kembali terjadi di bursa transfer Premier League. Alejandro Garnacho akhirnya resmi meninggalkan Manchester United dan berlabuh ke Chelsea dengan mahar fantastis £40 juta atau sekitar Rp830 miliar. Transfer ini menjadi salah satu yang paling mengejutkan.
Kesepakatan ini juga menegaskan langkah ambisius Chelsea dalam memperkuat lini serang. Sementara bagi Manchester United, penjualan Garnacho menjadi salah satu transaksi terbesar dalam sejarah mereka, khususnya untuk pemain jebolan akademi.
Bagaimana Proses Transfer Garnacho ke Chelsea?
Negosiasi antara Manchester United dan Chelsea berjalan cukup panjang. United awalnya mematok harga £50 juta (Rp1 triliun), sedangkan Chelsea hanya berani menawar £25 juta (Rp520 miliar). Setelah melewati serangkaian kompromi, kedua pihak sepakat di angka £40 juta ditambah klausul 10 persen penjualan di masa depan.
Sky Sports melaporkan bahwa ini merupakan penjualan keempat terbesar dalam sejarah United setelah Cristiano Ronaldo, Romelu Lukaku, dan Angel Di Maria. Tak hanya itu, Garnacho juga tercatat sebagai penjualan akademi terbesar sepanjang masa klub.
Garnacho Memilih Chelsea
Garnacho sebenarnya mendapat tawaran dari klub lain, namun pemain sayap berusia 20 tahun itu hanya menginginkan Chelsea. Ia bahkan menolak untuk tetap berlatih bersama tim utama United di bawah arahan Ruben Amorim.
Fabrizio Romano melalui akun X juga menegaskan bahwa Garnacho hanya fokus pada Chelsea. Ia akan menandatangani kontrak jangka panjang selama tujuh tahun di Stamford Bridge.
Respons Manchester United dan Amorim
United tampak cukup puas dengan kesepakatan ini. Mereka menilai £40 juta adalah angka realistis untuk pemain yang sudah tidak memiliki masa depan di Old Trafford. “Ini adalah kesepakatan penting. United sering dikritik soal penjualan pemain, dan kali ini mereka berhasil mendapat nilai maksimal,” ujar jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol.
Sementara itu, pelatih Ruben Amorim sebelumnya sudah siap dengan kepindahan Garnacho. “Dia anak yang berbakat, tapi terkadang hal-hal tidak berjalan sesuai rencana. Dia ingin tantangan baru, kepemimpinan baru, dan saya bisa memahaminya,” kata Amorim.
Keuntung Chelsea dari Transfer Ini
Bagi Chelsea, Garnacho diharapkan menjadi tambahan amunisi di sektor sayap. Sementara bagi United, transaksi ini memberi suntikan finansial besar sekaligus menandai penjualan akademi paling mahal mereka.
Transfer Alejandro Garnacho ini menutup spekulasi panjang dan menjadi bukti bahwa Premier League tetap menjadi panggung utama pergerakan pemain muda berbakat. (*)
