
batampos – Meskipun Chelsea telah menyelesaikan perekrutan Jamie Gittens dari Borussia Dortmund pada awal musim panas ini, ketertarikan mereka terhadap Alejandro Garnacho dari Manchester United belum sepenuhnya surut.
Dilansir dari laman The Pride of London pada Senin (4/8), Pemain sayap asal Argentina itu masih terus dikaitkan dengan kepindahan ke Stamford Bridge.
Alasan utama ketertarikan Chelsea terhadap Garnacho adalah untuk memperkuat kedalaman skuad di sisi kiri.
Klub asal London tersebut berambisi memiliki dua pemain murni untuk setiap posisi, termasuk sektor sayap kiri yang saat ini dianggap masih kurang solid.
Posisi Garnacho dinilai akan menjadi pelengkap ideal bagi Jamie Gittens. Kehadiran dua pemain muda bertalenta ini akan memungkinkan Chelsea untuk meminjamkan Tyrique George demi menambah jam terbang, langkah yang telah dipertimbangkan dalam beberapa pekan terakhir.
Saat ini, Chelsea menghadapi kekurangan pemain sayap kiri alami. Mykhailo Mudryk masih menjalani sanksi larangan bermain, sementara Jadon Sancho dan Noni Madueke telah meninggalkan klub.
Pedro Neto memang pernah mengisi posisi tersebut, namun performa terbaiknya justru terlihat saat bermain di sisi kanan.
Selain itu, rekrutmen Garnacho dinilai sebagai peluang strategis. Harga pemain berusia 20 tahun itu berada di titik rendah, dengan Manchester United diyakini siap melepasnya seharga sekitar EUR 40 juta atau Rp 764 miliae, hingga bahkan lebih rendah seiring tekanan finansial dan kebutuhan klub menjual pemain.
Garnacho sempat digadang-gadang menjadi salah satu pemain muda terbaik dunia, bahkan dikaitkan dengan Real Madrid pada tahun-tahun sebelumnya.
Kini, dengan harga pasar yang terjangkau, Chelsea melihatnya sebagai investasi jangka panjang yang menjanjikan secara teknis dan finansial.
Kendati sempat menimbulkan perdebatan di kalangan suporter, banyak pihak meyakini bahwa Garnacho akan menjadi aset berharga jika bergabung dengan Chelsea. Potensi besar dan fleksibilitasnya di lini serang dapat menjadi solusi jangka panjang bagi The Blues di sisi kiri. (*)
