Sabtu, 24 Januari 2026

Lamine Yamal Dibandingkan dengan Messi Karena Pakai Nomor 10, Joan Laporta Buka Suara

Berita Terkait

Lamine Yamal tampil dengan mengenakan jersey nomor 10 bersama Barcelona. (@fcbarcelona)

batampos – Presiden Barcelona, Joan Laporta, akhirnya buka suara soal perbandingan yang terus bermunculan antara Lamine Yamal dan sang legenda hidup Lionel Messi. Perbandingan ini semakin mencuat setelah Barcelona secara resmi memberikan jersey ikonik nomor 10 kepada Lamine Yamal angka yang selama bertahun-tahun identik dengan Messi.

Laporta menegaskan bahwa meskipun ada kemiripan, keduanya tetap sosok yang berbeda.

“Lamine adalah Lamine Yamal, dan Lionel Messi adalah Lionel Messi. Messi telah menjadi pemain terbaik di dunia, dan Lamine, saya percaya bahwa dalam situasi saat ini, dia adalah yang terbaik di dunia,” ucap Laporta.

Presiden klub asal Catalan tersebut juga mengungkapkan apa yang membuat Yamal begitu spesial.

“Dia pemain yang sangat langka, karena dia adalah seorang jenius dan sudah tampil di level tertinggi. Lamine punya kepribadian yang kuat, seperti Messi dulu yang juga memiliki mentalitas luar biasa sejak muda,” lanjutnya.

Tak hanya sekadar posisi dan kemampuan, perjalanan awal karier Yamal pun banyak mencerminkan langkah-langkah awal Messi. Sama-sama menembus tim utama dari akademi La Masia di usia belia, keduanya juga dikenal sebagai winger kidal dengan skill mumpuni. Kini, keduanya pernah mengenakan nomor punggung 10 di usia muda.

Laporta punya kedekatan personal dengan kedua pemain tersebut. Ia menjabat sebagai presiden Barcelona saat Messi menjalani debut pada 2004, dan kembali menjabat ketika Yamal debut di tahun 2023. Pengalaman itu membuatnya bisa melihat kedua sosok dengan perspektif yang lebih luas.

“Messi telah memenangkan segalanya. Dia sudah melakukan semuanya. Menurut saya, dia adalah pemain terbaik sepanjang sejarah,” ujar Laporta.

Pernyataan itu bukan untuk mengecilkan Yamal, melainkan untuk menenangkan ekspektasi publik yang terlanjur tinggi terhadap pemain muda tersebut.

Saat ini, Barcelona tengah menjalani tur pramusim di Asia. Dalam laga melawan Vissel Kobe pada akhir pekan lalu, Barcelona menang 3-1 dan Yamal menjalani debutnya dengan mengenakan nomor 10. Ia kemudian tampil gemilang pada laga kedua melawan FC Seoul, Jumat (1/8), dengan mencetak dua gol sebelum digantikan Roony Bardghji di babak kedua.

Meski perbandingan antara Yamal dan Messi tak terhindarkan, Laporta mengajak publik untuk menikmati perkembangan Yamal tanpa membebani dengan bayang-bayang masa lalu.

“Messi tak tergantikan, tapi Lamine punya kisahnya sendiri untuk ditulis,” tutupnya. (*)

 

Update