
batampos – Joao Felix secara resmi bergabung dengan klub Al-Nassr, setelah menyelesaikan proses transfer dari Chelsea senilai EUR 43,7 juta atau Rp 761 miliar.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (31/7), Klub Arab Saudi itu membayar EUR 26,2 juta atau Rp 439 miliar di muka, ditambah EUR 17,5 juta atau Rp 286 miliar dalam bentuk bonus terkait performa.
Kepindahan ini memberikan angin segar bagi karier pemain berusia 24 tahun itu setelah masa-masa sulit di Eropa. Kontrak berdurasi dua tahun langsung ditandatangani oleh Felix bersama tim asal Riyadh tersebut.
Felix sebelumnya sempat bermain untuk Chelsea, Barcelona, dan AC Milan dengan status pinjaman, namun tidak pernah mendapat tempat reguler di ketiga klub tersebut.
Kini di Al-Nassr, ia dijanjikan peran lebih sentral dalam skuad utama di bawah asuhan pelatih Portugal, Jorge Jesus.
Selain itu, keberadaan Cristiano Ronaldo sebagai sesama bintang Portugal akan mendukung proses adaptasi dan kerja sama yang kuat di lini depan. Hal ini dapat membantu Felix membangun kembali kepercayaan diri dan konsistensinya di lapangan.
Dari sisi finansial, Joao Felix mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari kesepakatan ini. Ia disebut menerima gaji sekitar EUR 17 juta atau Rp 278 miliar per tahun, bebas pajak, menjadikannya salah satu pemain dengan penghasilan tertinggi di Liga Pro Saudi.
Selain itu, ia juga akan menikmati berbagai fasilitas mewah seperti hunian elite, kendaraan pribadi, serta bonus performa individual maupun tim. Pendapatan ini jauh lebih tinggi dibandingkan saat ia bermain di Eropa.
Kepindahan ini juga meningkatkan eksposur komersial dan citra global Felix. Liga Pro Saudi kini tengah berkembang pesat dengan kehadiran para pemain bintang dari Eropa, membuat panggung kompetisi semakin diperhatikan oleh dunia.
Bagi Felix, ini menjadi momentum tepat untuk memperkuat branding pribadi dan membuka peluang kerjasama sponsor yang lebih luas. Dengan ritme liga yang lebih ringan, ia juga berpeluang memperpanjang masa puncak kariernya secara fisik dan mental.
Secara keseluruhan, keputusan Felix untuk hijrah ke Al-Nassr mencerminkan langkah strategis yang matang dari segi profesionalisme dan keuangan.
Lingkungan baru yang kompetitif namun mendukung, gaji besar, serta potensi kepemimpinan dalam tim memberikan dorongan besar bagi kelanjutan kariernya.
Di usia emasnya saat ini, Felix mendapat peluang langka untuk bangkit sebagai sosok sentral dan ikon baru dalam sepak bola Timur Tengah. (*)
