Senin, 26 Januari 2026

PSSI Mulai Proses Naturalisasi 2 Calon Striker Timnas Indonesia Pekan Depan

Berita Terkait

Ketua umum PSSI, Erick Thohir, menjawab pertanyaan pewarta di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (16/7/2025). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

batampos – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkap perihal kemungkinan dua calon penyerang naturalisasi debut dengan Timnas Indonesia pada September. Dia menyebut proses alih warga negara kedua pilar tersebut akan dimulai pekan depan.

Erick Thohir sebelumnya mengungkapkan bahwa dia sudah mencapai sepakat dan menjalin komitmen dengan dua pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Keduanya berposisi lini depan, yang disinyalir striker meski belum diungkap sosok dan namanya.

Ketika ditanya perkembangan terbarunya, Erick Thohir masih belum memberikan jawaban pasti. Dia hanya meminta masyarakat dan penggemar sepak bola Indonesia untuk bersabar.

“Tunggu lah. Tunggu, sabar (soal update pemain naturalisasi baru),” kata Erick di SUGBK, dikutip Selasa (22/7) malam.

“Saya sudah sampaikan, mengisi lini depan sudah pasti. Kalau di belakang, tengah, saya rasa kita cukup bisa ada pergantian-pergantian,” tambahnya.

Timnas Indonesia sendiri memang membutuhkan striker baru. Sebab, Ole Romeny yang merupakan andalan saat ini, mengalami cedera parah yang berpotensi absen panjang.

Ole Romeny sudah dipastikan tak akan pulih pada periode September, dan terancam absen di bulan berikutnya. Dua pemain keturunan untuk dinaturalisasi pun jadi salah satu solusinya.

Lantas akankah kedua pemain naturalisasi itu tersedia untuk FIFA Matchday September ketika Garuda menantang Kuwait dan Lebanon? Erick Thohir juga masih belum bisa memberikan jawaban.

Tapi satu yang pasti, Erick menyebut proses naturalisasi kedua pemain tersebut akan segera dimulai. Dia akan lapor Presiden Prabowo Subianto terlebih dahulu untuk kemudian dimulai prosesnya.

“Tergantung proses nanti pemerintah dan DPR. Saya sendiri akan melapor ke Bapak Presiden, minggu depan, saya laporkan alternatif namanya. Ya, karena memang kan harus didukung oleh pemerintah dan DPR,” terang dia.

Dua pemain keturunan itu memang jadi harapan besar untuk memperkuat Timnas Indonesia saat berjuang di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Garuda dijadwalkan menantang Arab Saudi dan Irak di grup B pada 8-14 Oktober 2025. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update