
batampos – Kesabaran panjang Elkan Baggott akhirnya membuahkan hasil manis. Bek tengah berdarah Indonesia ini kembali mendapatkan kepercayaan untuk tampil sebagai starter dalam laga pramusim Ipswich Town melawan tim Austria, BW Linz.
Setelah sekian lama lebih sering menjadi penonton, Baggott akhirnya kembali merasakan rumput hijau Portman Road. Dalam pertandingan tersebut, Baggott menunjukkan performa yang meyakinkan selama 45 menit penuh di babak pertama.
Keputusan pelatih untuk memasangnya sebagai starter memberikan sinyal positif bahwa posisi Baggott di skuad utama mulai menguat. Seperti strategi rotasi yang umum dilakukan dalam laga pramusim, manajemen Ipswich Town mengganti seluruh 11 pemain untuk babak kedua.
Laga tersebut berjalan menggembirakan bagi The Tractor Boys, dengan Ipswich berhasil meraih kemenangan telak 4-1. George Hirst menjadi bintang di babak pertama dengan menyumbang dua gol yang membuat Ipswich unggul 2-1 saat turun minum. Di babak kedua, Ali Al Hamadi dan Leif Davis menambah pundi-pundi gol untuk memastikan kemenangan bergaya.
Perjalanan Panjang di Dunia Profesional
Cerita Elkan Baggott dengan Ipswich Town sudah terjalin sejak 2020 ketika ia resmi bergabung dengan tim senior. Sebelumnya, pemain berusia 24 tahun ini telah menghabiskan waktu empat tahun di akademi klub sejak 2016, mengasah kemampuannya dari level junior hingga siap terjun ke sepakbola profesional.
Namun, perjalanan Baggott menuju tim utama tidaklah mulus. Selama bertahun-tahun, ia harus merasakan pahit manisnya sistem peminjaman pemain. Berbagai klub telah merasakan layanan Baggott, mulai dari King’s Lynn Town, Gillingham, Cheltenham Town, Bristol Rovers, hingga yang terakhir Blackpool.
Pengalaman di Blackpool musim lalu cukup memberikan optimisme. Baggott berhasil menorehkan 20 penampilan di League One, kompetisi kasta ketiga sepakbola Inggris. Konsistensi mendapatkan menit bermain tersebut menunjukkan bahwa kualitas dan mentalnya terus berkembang di level profesional.
Momentum Tepat untuk Breakthrough
Situasi saat ini memberikan peluang emas bagi Baggott untuk akhirnya menetap di skuad utama Ipswich Town. Klub yang bermarkas di Suffolk ini mengalami degradasi dari Premier League musim lalu, sehingga akan berkompetisi di Championship pada musim mendatang. Level kompetisi yang sedikit menurun ini bisa menjadi kesempatan sempurna bagi Baggott untuk membuktikan kemampuannya.
Kabar menggembirakan datang ketika Ipswich memberikan perpanjangan kontrak satu tahun kepada Baggott setelah kontrak sebelumnya berakhir pada Juni lalu. Langkah ini menunjukkan bahwa manajemen klub masih melihat potensi besar dalam diri pemain asal Indonesia tersebut dan ingin memberikan kesempatan lebih luas. (*)
