Senin, 26 Januari 2026

Dikontrak Puma Rp 2,1 Triliun per Tahun, City Resmi Gusur Status United sebagai Klub Termahal

Berita Terkait

Manchester City saat laga pamungkas Grup G Piala Dunia Antarklub 2025. (@mancity)

batampos – Manchester City mendapat pemasukan ekstra besar dari apparel Puma. Sebagaimana diberitakan Manchester Evening News (MEN), dikutip Kamis (17/7), Puma akan membayar City GBP 100 juta (Rp 2,1 triliun) per tahun.

MEN menulis bahwa kenaikan kontrak per musim itu akan berlaku per musim 2025-2026. Angka kontrak baru itu mengalami kenaikan sekitar GBP 35 juta (Rp 763,76 miliar) dari tahun sebelumnya.

Puma menjadi apparel resmi City per musim 2019-2020. Nilai kontrak awal kedua belah pihak adalah GBP 65 juta (Rp 1,41 triliun) per musim.

“Namun seiring melejitnya prestasi The Citizens termasuk juara Liga Champions 2022-2023, maka Puma berani menaikkan nilai kontrak. Ditambah lagi performa City yang stabil tiap musim menjadi sebuah brand image yang luar biasa buat Puma,” tulis MEN.

Nilai kontrak baru City dengan Puma itu membuat tim Pep Guardiola itu menjadi tim dengan pemasukan terbesar dari apparel. Sebelumnya Manchester United adalah klub dengan nilai pasar tertinggi di Liga Inggris dan mendapatkan kontrak termahal dari apparel.

Tetangga City itu mendapat kontrak GBP 90 juta (Rp 1,9 triliun) dari Adidas. United menjalin kerjasama dengan Adidas sejak musim panas 2023 lalu.

“United bekerja sama dengan Adidas untuk sedekade. Dan itu menjadi sebuah angka yang luar biasa untuk klub Inggris yang memiliki brand image kuat dan bahkan salah satu yang terbesar di dunia,” tulis MEN.

Namun kabarnya, karena performa United musim 2024-2025 ini jeblok maka Adidas akan memangkas nilai kontraknya. Khusus tahun ini, Adidas tak akan membayar GBP 90 juta. Melainkan menjadi GBP 80 juta (Rp 1,7 triliun). (*)

Update