Senin, 26 Januari 2026

7 Fakta MotoGP Jerman 2025: Hanya Sepuluh Pembalap yang Dapat Menyelesaikan Balapan, Marquez Juara

Berita Terkait

Marc Marquez dan tim (Dok. Instagram @marcmarquez93)

batampos – Grand Prix Jerman 2025 meninggalkan banyak catatan penting, mulai dari dominasi Marc Marquez hingga kekacauan massal di Tikungan 1 Sachsenring.

Hanya sepuluh pembalap berhasil menyelesaikan balapan, menjadikannya salah satu Grand Prix paling brutal dalam sejarah MotoGP modern.

Berikut adalah tujuh deretan fakta MotoGP Jerman 2025 yang hanya dapat diselesaikan oleh 10 pembalap hingga 30 putaran, seperti dilansir dari laman The Race dan Crash pada Selasa (15/7).

1. Tikungan 1 Sachsenring Jadi Momok Berbahaya

Tikungan pertama Sachsenring menjadi pusat kekacauan dengan banyaknya pembalap yang terjatuh. Tikungan kanan ini datang setelah delapan tikungan kiri, menyebabkan sisi kanan ban mendingin.

Akibat suhu ban yang tidak ideal, beberapa pembalap kehilangan kendali saat menikung. Banyak yang tidak bisa menjelaskan sebabnya, menyebutnya sebagai anomali yang sulit diantisipasi.

2. Hanya 10 Pembalap Selesaikan Balapan, Terendah sejak 2011

Grand Prix Jerman 2025 hanya diakhiri oleh sepuluh pembalap dari total 18 yang start. Ini merupakan pertama kalinya sejak Australia 2011 jumlah finisher hanya sepuluh pembalap.

Kecelakaan masif membuat delapan pembalap gagal mencapai garis finis. Hal ini menandai salah satu balapan paling berdampak di era modern MotoGP.

3. Marc Marquez Dominan, Kembali Pimpin Kejuaraan

Marc Marquez tampil dominan sejak awal balapan hingga menyentuh garis finis. Ia menghindari segala kekacauan dan mencetak kemenangan ke-69 di kelas utama.

Kemenangan ini membuatnya unggul 83 poin di klasemen kejuaraan dunia. Kini ia berada di posisi kedua daftar pemenang terbanyak sepanjang masa, di bawah Valentino Rossi.

4. Banyak Pembalap Tersingkir, Dari di Giannantonio hingga Acosta

Delapan pembalap gagal finis, termasuk Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi yang sempat memperebutkan posisi podium. Mereka bergabung dengan Pedro Acosta, Joan Mir, Ai Ogura, Lorenzo Savadori, Miguel Oliveira, dan Johann Zarco.

Beberapa dari mereka jatuh akibat kondisi ban dingin. Lainnya mengaku kesalahan kecil saat mengontrol motor menyebabkan kecelakaan fatal.

5. Fermin Aldeguer Waspada Sejak Jumat, Sukses Finis P5

Fermin Aldeguer menjadi salah satu pembalap yang sukses menyelesaikan balapan. Ia mengaku pernah terjatuh di Tikungan 1 saat latihan hari Jumat.

Pengalaman itu membuatnya lebih berhati-hati di balapan utama. Sikap waspada tersebut membuahkan hasil, dengan Aldeguer berhasil finis kelima.

6. Penyebab Kecelakaan Tak Seragam, Tiap Pembalap Punya Teori Berbeda

Beberapa pembalap punya teori sendiri mengenai penyebab jatuhnya mereka. Zarco menyalahkan suhu ban yang di bawah 70°C.

Bezzecchi menyebut pendekatannya yang lebih santai justru membuatnya kehilangan grip. Di Giannantonio mengakui ia melakukan kesalahan kecil dalam pengereman yang berdampak fatal.

7. Absennya Pembalap Kurangi Jumlah Peserta sejak Awal

Jumlah pembalap yang mengikuti balapan juga sudah berkurang sejak sebelum Minggu. Somkiat Chantra dan Enea Bastianini absen karena cedera dan sakit.

Vinales dan Morbidelli mundur usai kecelakaan di babak kualifikasi dan sprint. Akibatnya, hanya 18 pembalap yang memulai Grand Prix Jerman 2025. (*)

Update