Senin, 26 Januari 2026

Setelah 14 Tahun, Mees Hilgers Siap Tinggalkan FC Twente

Berita Terkait

Mees Hilgers dalam radar Valencia. (@meeshilgers)

batampos – Bek FC Twente, Mees Hilgers, secara resmi telah mengajukan permintaan untuk meninggalkan klub. Pemain berusia 24 tahun itu menyatakan keinginannya untuk mencari tantangan baru setelah membela klub selama 14 tahun.

Meskipun belum ada klub yang secara konkret mengajukan tawaran untuk Hilgers, langkahnya ini sudah memicu pergerakan serius di tubuh manajemen FC Twente.

Dilansir dari laman Twente Insite pada Senin (16/6), FC Twente dilaporkan tidak menunggu adanya tawaran dari klub lain terhadap Hilgers untuk bergerak menentukan masa depannya.

Menurut laporan TC Tubantia, klub asal Enschede itu telah merencanakan untuk merekrut dua bek tengah baru, terlepas dari apakah Hilgers akan benar-benar hengkang atau tidak.

Hal ini sekaligus membantah laporan sebelumnya dari jurnalis Paul Lassche yang menyebut klub hanya akan mencari pengganti jika Hilgers resmi pergi.

Bek tengah pertama yang masuk dalam radar FC Twente adalah Robin Pröpper. Klub telah mencapai kesepakatan dengan Rangers FC terkait biaya transfer senilai USD 1,5 juta atau setara Rp 24 miliar.

FC Twente bahkan telah menyiapkan kontrak berdurasi tiga tahun untuk bek berusia 31 tahun itu. Namun, situasi kini menjadi tidak pasti karena Pröpper ingin terlebih dahulu berbicara dengan pelatih baru Rangers, Russell Martin, serta direktur teknik Kevin Thelwell, sebelum mengambil keputusan.

Sementara itu, nama bek tengah kedua yang menjadi incaran FC Twente belum diketahui secara pasti. Salah satu kandidat, Joris Kramer dari Go Ahead Eagles, sempat didekati oleh FC Twente.

Namun, pihak Go Ahead Eagles dengan tegas menolak melepas pemain tersebut karena tidak berencana untuk menjualnya dalam waktu dekat.

FC Twente juga dikabarkan sempat menjalin komunikasi dengan Go Ahead Eagles untuk mendatangkan pemain lainnya. Namun, negosiasi tersebut juga menemui jalan buntu dan gagal mencapai kesepakatan.

Hingga kini, manajemen klub masih terus berupaya untuk merekrut pemain-pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Menurut direktur teknik FC Twente, Jan Streuer, lini pertahanan memang menjadi fokus utama untuk dibenahi menjelang musim baru.

Dalam wawancara dengan Voetbal International, Streuer mengakui bahwa performa lini belakang musim lalu belum memenuhi ekspektasi klub. Ia menekankan perlunya peningkatan signifikan di jantung pertahanan.

Streuer menyebut bahwa selain dua bek tengah, FC Twente juga tengah mengincar dua gelandang dan kemungkinan satu penyerang tambahan. Ia menyadari adanya kemungkinan perubahan komposisi skuad lebih lanjut karena belum bisa dipastikan siapa saja yang akan bertahan atau meninggalkan klub.

Namun, ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memperbaiki lini belakang dan meningkatkan kualitas permainan di lini tengah. (*)

Update