Selasa, 27 Januari 2026

Pilih Fokus di Klub, Elkan Baggott Perpanjang Kontrak di Ipswich Town

Berita Terkait

Elkan Baggott. (Dok. Elkan)

batampos – Keputusan Elkan Baggott untuk menolak panggilan Timnas Indonesia akhirnya membuahkan hasil positif bagi kariernya di klub. Bek berusia 22 tahun itu resmi mendapat perpanjangan kontrak dari Ipswich Town untuk musim 2025/2026.

Pengumuman perpanjangan kontrak ini datang di saat Baggott tidak turut serta dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia yang akan menghadapi Tiongkok dan Jepang. Melalui unggahan resmi di media sosial, Ipswich Town yang dijuluki The Tractor Boys memasukkan nama Baggott dalam daftar pemain yang dikontrak untuk musim mendatang.

Dalam keterangan tersebut tercantum extra year untuk Baggott. Sebelumnya, kontrak pemain kelahiran Bangkok ini berakhir pada Juni 2025, namun kini diperpanjang hingga 2026.

Pada musim 2024/2025, Baggott menjalani masa peminjaman di Blackpool yang berkompetisi di League One. Selama berseragam klub tersebut, dia tampil dalam 18 pertandingan dan berhasil menyumbang satu assist.

Baggott merupakan produk akademi Ipswich Town sejak 2020 ketika pertama kali mendapat kontrak profesional. Pemain yang telah membela Timnas Indonesia sejak 2021 ini pernah merasakan tiga penampilan bersama tim utama Ipswich pada musim 2020/2021 hingga 2021/2022.

Sepanjang karirnya, Baggott kerap dipinjamkan ke berbagai klub untuk menambah jam terbang. Dimulai dari King’s Lynn Town di National League pada 2020/2021, kemudian ke Gillingham dan Cheltenham Town di musim berikutnya.

Pada 2023/2024, dia bergabung dengan Bristol Rovers sebelum akhirnya dipinjamkan ke Blackpool musim lalu. Ketika membela Cheltenham, Bristol, dan Blackpool, Baggott berkompetisi di tingkat League One.

Sementara itu, Ipswich akan kembali bermain di Championship musim depan setelah terdegradasi dari Premier League pada musim 2024/2025.

Keputusan Baggott untuk tidak bergabung dengan skuad Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Tiongkok dan Jepang menuai reaksi beragam. Pemain ini memilih fokus pada klub ketimbang menyandang jersey Merah Putih.

Penolakan ini bukan karena cedera atau akumulasi kartu, melainkan murni pilihan pribadi untuk mengutamakan karir klubnya. Keputusan tersebut memicu kekecewaan sebagian fans Garuda yang menilai Baggott kurang memiliki jiwa nasionalisme.

Namun, tidak sedikit pula yang memahami langkah Baggott mengingat pentingnya menjaga karier jangka panjang di level klub.

Menanggapi kontroversi ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan pembelaan kepada Baggott. Dalam pernyataannya di Bali pada Jumat (31/5), Thohir menegaskan bahwa keputusan setiap pemain harus dihormati.

“Gini lho bahwa masing-masing pemain kan punya pilihan,” ujar Erick Thohir.

“Ketika Elkan Baggott memprioritaskan tentu pribadi dan klubnya kita gak boleh juga nyinyir, gak boleh zalim, gak boleh memojokkan dia, karena Elkan juga pernah berjasa atas tim nasional kita,” lanjut dia.

Thohir juga mengungkapkan bahwa ini bukan pertama kalinya Baggott menolak panggilan timnas. Sebelumnya, saat pertandingan melawan Australia dan Bahrain pada Maret, Baggott juga tidak hadir karena ingin mengamankan posisi di klub terlebih dahulu.

Meskipun demikian, pintu kembali ke Timnas Indonesia masih terbuka lebar bagi Baggott. Namun, hal tersebut sangat bergantung pada keputusan tim pelatih apakah masih membutuhkan jasanya atau tidak.

“Biarkan mereka berkarier nanti kalau memang suatu hari dia hadir kembali tetapi juga tim kepelatihan kita mau menerima,” kata Erick Thohir.

Thohir juga mengapresiasi sikap pelatih Patrick Kluivert yang berkomunikasi langsung dengan Baggott terkait keputusan ini.

“Saya apresiasi sama Patrick Kluivert yang langsung telepon tetapi tentu ada pilihannya,” kata Erick Thohir.

Selain itu, Thohir meminta para fans untuk tidak menyerang Baggott di media sosial. “Dan saya mohon tadi, para netizen suporter ketika ada pilihan-pilihan seperti ini, jangan juga pemain kita di-bully, ya kan itu masing-masing punya pilihan pribadi,” tandas Erick Thohir.

Perpanjangan kontrak Baggott di Ipswich Town ini seolah memvalidasi keputusan kontroversial untuk mengutamakan karir klub. Bagi pemain berusia 22 tahun tersebut, fokus pada pengembangan diri di level profesional tampaknya telah membuahkan hasil yang menggembirakan. (*)

Update