
batampos – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto meneruskan langkahnya ke perempat final Singapore Open 2025 setelah mengalahkan pasangan Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh di babak 16 besar. Laga yang berakhir dengan skor indentik 22-20, 22-20 tersebut dimainkan di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Kamis (29/5).
Fajar/Rian mengakui bahwa ganda putra Thailand tersebut sangat sulit untuk dikalahkan. “Hari ini (kemarin) tidak mudah. Pasangan Thailand adalah pemain yang ulet dan tidak mudah dimatikan. Mereka juga jarang melakukan kesalahan sendiri,” ucap Fajar Alfian kepada tim Humas dan Media PP PBSI, Jumat (30/5).
Pertandingan ini berlangsung sangat ketat yang terbukti lewat skor yang tidak pernah selisih dari empat poin. “Kami terus berkomunikasi satu sama lain dan yang terpenting adalah saling percaya. Mau tertinggal berapa pun kami berusaha cari poin terus. Alhamdulillah berjalan lancar,” lanjut Muhammad Rian menambahkan.
Ganda putra peringkat lima dunia tersebut berhasil memanfaatkan kelelahan yang dialami Dechapol Puavaranukroh karena telah bermain di sektor ganda campuran. “Kami merasa diuntungkan karena kondisi Dechapol yang mungkin ada kelelahan, setelah tadi main di ganda campuran di partai pertama. Gerakan dia agak melambat dan karena lapangannya berangin kami memaksa untuk terus menyerang dan menghindari reli-reli,” tutur Fajar.
Selain itu, Fajar/Rian juga melakukan diskusi dengan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana sebelum menghadapi ganda putra Thailand. “Ada sedikit diskusi kami dengan Leo (Rolly Carnando)/Bagas (Maulana) tentang lawan hari ini. Memang yang disiapkan adalah ketika kami menyerang harus siap dengan pengembalian mereka, karena kadang lawan bisa membalikkan bola yang seharusnya sudah poin buat kami,” pungkas Fajar.
Di babak perempat final, Fajar/Rian sudah ditunggu lawan kuat lainnya yaitu Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Ganda putra asal Denmark tersebut berhasil lolos ke perempat final setelah mengalahkan Zeng Weihan/Xie Haonan asal Tiongkok dengan dua gim langsung 21-15, 21-15.
Melansir laman resmi BWF, kedua pasangan ini memang sering bertemu sebanyak delapan pertandingan. Namun, Fajar/Rian hanya menang tiga pertandingan dan sisanya menjadi kemenangan milik Kim Astrup/Anders Rasmussen.
Ini menjadi pertemuan pertama kali mereka di tahun 2025. Di pertemuan terakhir, Fajar/Rian harus kalah dari Kim Astrup/Anders Rasmussen di semifinal Denmark Open 2024. Fajar/Rian tentu perlu memenangkan laga ini untuk memperbaiki rekor pertemuan mereka sekaligus lolos ke semifinal Singapore Open. (*)
