Kamis, 29 Januari 2026

Tim Indonesia Tantang India di Piala Sudirman 2025 Sore Ini, Waspadai Tiga Nomor

Berita Terkait

Rinov/Pitha tampil sebagai partai penutup dan berhasil membantu Tim Indonesia menang 5-0 atas Inggris pada laga pembuka Piala Sudirman 2025. (Dok: PBSI)

batampos – Tim Indonesia menatap pertandingan berikutnya kontra India di Piala Sudirman 2025. Skuad Merah Putih dianggap punya kekuatan yang cukup seimbang dengan calon lawannya di tiga sektor.

Sebelumnya, skuad Merah Putih telah melalui pertandingan pembuka grup D dengan catatan sempurna. Tim Indonesia Indonesia melibas Inggris dengan skor telak 5-0 di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, Tiongkok, Minggu (27/4).

Meski menang, tim Indonesia tak punya banyak waktu untuk merayakannya. Mereka hanya punya jeda sehari dan waktu itu harus dimanfaatkan untuk persiapan untuk lawan berikutnya.

Tim Indonesia dijadwalkan menantang India pada laga kedua grup D. Bentrokan itu akan berlangsung di venue yang sama pada Selasa (29/4) sore pukul 16.09 WIB.

Eng Hian selaku Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, pun langsung melakukan pemetaan kekuatan. Ia menyebut tim Indonesia percaya diri di dua sektor, yakni ganda putra dan ganda putri.

“Dengan komposisi pemain India yang dibawa, kekuatan kita ada di ganda putra dan ganda putri yang lebih unggul,” ujar Eng Hian dalam keterangan resmi PBSI.

Bisa dibilang, kata Eng Hian, di tiga nomor lain, yakni tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran, kekuatan Indonesia dengan India seimbang. Karena itu dia ingin mewaspadainya.

“Sementara di tiga nomor lain kita harus lebih waspada. Kita harus lebih jeli lagi dalam menentukan line up,” terangnya.

Untuk diketahui, tim India di tiga nomor tersebut memang terbilang kuat punya pemain/pasangan yang cukup tangguh. Di tunggal putra misalnya, ada dua pemain yang pernah meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia, Lakshya Sen (2023) dan Prannoy HS (2021).

Kemudian tunggal putri, India punya Pusarla Venkata Sindhu, peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 dan perunggu Olimpiade Tokyo 2020, serta Anupama Upadhyaya, mantan tunggal putri nomor satu dunia di level junior.

Sementara untuk ganda campuran, India mengandalkan duet nomor 17 dunia, Dhruv Kapila/Tanisha Crasto.

Sementara terkait target, pelatih yang akrab disapa Didi itu menginginkan kemenangan untuk memuluskan langkah Indonesia ke perempat final sebagai juara grup.

“Target terdekat adalah ke babak knockout dengan menjadi juara grup. Oleh karena itu partai melawan India menjadi penting untuk dimenangkan,” tegas Didi. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update