
batampos – Kemenangan telak 5-1 Liverpool atas Tottenham Hotspur pada Minggu (27/4) memastikan The Reds meraih gelar Premier League ke-20 mereka. Prestasi ini membuat Liverpool menyamai rekor Manchester United, yang sebelumnya menjadi satu-satunya klub dengan 20 gelar liga di bawah era Sir Alex Ferguson.
Setelah sukses besar ini, banyak yang mulai membandingkan pencapaian Arne Slot dengan kemenangan-kemenangan Premier League lainnya dalam sejarah. Seberapa kuat sebenarnya perjalanan Liverpool musim ini dibandingkan para juara terdahulu?
Saat ini, Liverpool mengoleksi 82 poin, membuat mereka tak terkejar oleh Arsenal di posisi kedua, yang baru mengumpulkan 67 poin dan maksimal hanya bisa mencapai 79. Meski ada kritik yang mengatakan Liga Inggris musim ini kurang kompetitif, jarak 14 poin dari peringkat kedua tetap menunjukkan dominasi.
Sebagai perbandingan, Manchester City pernah memenangkan liga dengan selisih 19 poin dari runner-up pada musim 2017-18. Artinya, Liga Inggris musim ini tetap ketat, hanya saja Liverpool tampil lebih konsisten daripada para pesaingnya.
Jika Liverpool memenangkan empat laga tersisa, mereka bisa mengumpulkan hingga 94 poin. Ini akan menempatkan mereka di peringkat keenam dalam daftar perolehan poin tertinggi sepanjang sejarah Premier League.
Tantangan di Sisa Musim
Liverpool masih harus menghadapi jadwal berat melawan Chelsea, Arsenal, Brighton, dan Crystal Palace. Dengan formasi yang masih bergantung besar pada ketajaman Mohamed Salah dan beberapa kelemahan di posisi lain seperti di lini belakang, perjuangan mengamankan 12 poin tambahan bukan perkara mudah.
Musim panas nanti, Liverpool juga diprediksi akan aktif di bursa transfer, terutama mencari gelandang bertahan baru setelah gagal mendapatkan Martin Zubimendi tahun lalu.
Manajer Debutan Juara Premier League: Slot Masuk Daftar Elit
Arne Slot kini tercatat sebagai manajer kelima yang mampu memenangkan Premier League di musim pertamanya. Catatan ini bahkan melampaui manajer paling sukses di era Premier League, yakni Sir Alex Ferguson, Ia mengikuti jejak Jose Mourinho (Chelsea 2004-05), Carlo Ancelotti (Chelsea 2009-10), Manuel Pellegrini (Manchester City 2013-14), dan Antonio Conte (Chelsea 2016-17).
Meski belum mampu mencapai rekor poin Mourinho yang meraih 95 poin, Slot masih bisa melampaui angka 91 poin milik Sir Alex Ferguson di musim 1993-94 – sebuah capaian prestisius bagi pelatih anyar yang baru pertama kali berkiprah di Inggris.
Membandingkan dengan Era Klopp dan Guardiola
Meski sukses, Slot belum sepenuhnya mencapai level persaingan ketat seperti era Jurgen Klopp dan Pep Guardiola. Klopp membawa Liverpool mencapai 99 poin di musim 2019-20 dan 97 poin di musim 2018-19, bersaing ketat dengan City yang kala itu mendominasi di bawah Guardiola.
Musim ini, Liverpool dianggap lebih beruntung karena menghadapi Manchester City yang kurang stabil. Namun, dominasi tetap patut diapresiasi mengingat mereka baru saja menjalani transisi dari era Klopp.
Masa Depan Liverpool di Bawah Arne Slot
Dengan gelar di tangan dan potensi tambahan pemain baru di musim panas, Liverpool 2.0 era Arne Slot memiliki fondasi kuat untuk jangka panjang. Sporting Director Richard Hughes berharap Slot bisa membangun dinasti baru dan tidak mengulangi nasib banyak pelatih yang justru dipecat tak lama setelah meraih gelar di musim debutnya. (*)
