Jumat, 30 Januari 2026

Calvin Verdonk Masuk Radar PSV dan Ajax Amsterdam, Jay Idzes Jadi Target Inter Milan

Berita Terkait

Mees Hilgers dalam radar Bologna. (@meeshilgers)

batampos – Dunia sepak bola Indonesia tengah memasuki babak baru yang menjanjikan dalam konteks transfer pemain, khususnya mereka yang berkarier di luar negeri. Jika dulu para pencinta sepak bola tanah air hanya menjadi penonton dalam bursa transfer Eropa, kini situasinya berubah.

Beberapa pemain Timnas Indonesia mulai masuk radar klub-klub elite Eropa, menandai era baru keterlibatan Indonesia di panggung internasional. Yang terbaru, nama Calvin Verdonk menjadi buah bibir.

Bek kiri andalan NEC Nijmegen itu kabarnya tengah diminati oleh dua raksasa Eredivisie, PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam. Konsistensi performanya sepanjang musim ini membuat kedua klub tersebut mempertimbangkan untuk merekrut Verdonk pada jendela transfer musim panas mendatang. Ia bahkan menanggapi rumor ini dengan santai.

“Saya pikir pindah ke Vitesse akan lebih sulit daripada ke Ajax atau PSV,” ujarnya, merujuk pada rivalitas sengit antara klubnya, NEC, dan Vitesse Arnhem.

Tak hanya Ajax dan PSV, Verdonk juga masih membuka kemungkinan untuk kembali ke klub lamanya, Feyenoord Rotterdam, tempat ia mengawali karier sejak 2005.

“Saya mendukung klub itu. Kami tidak bisa hanya menjadi juara, jadi saya berharap Feyenoord yang menjadi juara. Tetapi jika saya bisa melakukannya, maka saya ingin melakukannya,” ungkapnya, melansir dari Football Fandom.

Musim ini, Verdonk tampil impresif dengan 30 penampilan, 1 gol, dan 1 assist untuk NEC Nijmegen. Kontraknya memang masih berlaku hingga 2028, namun jika tawaran dari klub besar datang, bukan tidak mungkin ia bakal membuka lembaran baru dalam kariernya.

Menariknya, Verdonk bukan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang jadi incaran klub top Eropa. Mees Hilgers, bek muda yang juga memperkuat FC Twente, kini dikabarkan masuk dalam radar Bologna FC, salah satu klub Serie A Italia.

Kabar ini disampaikan oleh media asal Italia, Tutto Mercato, yang menyebutkan bahwa Bologna tengah mencari pengganti bek senior mereka, Jhon Lucumi, dan nama Hilgers telah direkomendasikan oleh dua petinggi klub: Giovanni Sartori dan Marco Di Vaio.

Hilgers, yang kontraknya bersama Twente akan segera habis, dianggap sebagai opsi ideal bagi Bologna yang berambisi tampil di kompetisi Eropa musim depan. Saat ini mereka berada di posisi kelima Serie A dan punya peluang besar bermain di Liga Europa atau Liga Konferensi.

Skema permainan Bologna yang mirip dengan Twente dinilai akan mempermudah proses adaptasi Hilgers di Italia. Musim ini, ia telah bermain dalam 21 laga Eredivisie, mencetak 1 gol dan 1 assist.

Sementara itu, Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia, juga menjadi komoditi panas di pasar transfer. Bek tengah Venezia tersebut dikabarkan masuk dalam bidikan klub besar Serie A, yakni Inter Milan. Kabar ini pertama kali diungkap oleh jurnalis kenamaan asal Italia, Nico Schira. Tak hanya itu, agen dari Jay Idzes, Bilal Achenteh, juga mengonfirmasi bahwa sudah ada pendekatan dari pihak Inter.

Namun Inter bukan satu-satunya peminat. Klub kuat lainnya, Atalanta, juga dikabarkan memantau situasi Idzes, mengingat performanya yang stabil bersama Venezia dan potensi besar yang dimilikinya.

Fenomena ini menandai perubahan signifikan dalam citra pemain Indonesia di mata klub-klub Eropa. Jika dulu kehadiran pemain asal Asia Tenggara sering dipandang sebelah mata, kini kualitas dan kontribusi nyata dari pemain seperti Verdonk, Hilgers, dan Idzes menjadikan mereka aset yang diincar klub-klub besar.

Dengan semakin banyaknya pemain Indonesia yang menembus radar klub-klub top Eropa, era baru dunia transfer untuk Timnas Indonesia telah dimulai. Tak lagi sekadar penggembira, kini Indonesia memiliki wakil yang siap bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. (*)

Update