Sabtu, 31 Januari 2026

Perjuangan Wakil Indonesia di Swiss Open 2025 Dimulai

Berita Terkait

Pasangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin saat tampil di Thailand Masters 2025. (Dok. PBSI)

batampos – Turnamen bulu tangkis Swiss Open 2025 resmi digelar pada 18-23 Maret di St. Jakobshalle, Basel, Swiss. Sayangnya, Indonesia harus menghadapi ajang ini dengan kekuatan terbatas setelah pasangan ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, ditarik dari daftar peserta.

Asisten pelatih ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi terhadap performa Apri/Fadia dalam dua turnamen terakhir.

“Kami melihat hasil dan performa mereka kurang maksimal, sehingga memutuskan untuk lebih mempersiapkan Apri ke turnamen berikutnya,” ujarnya dalam rilis resmi PBSI.

Dengan absennya Apri/Fadia, Indonesia hanya memiliki enam wakil di ajang level Super 300 ini. Dua di antaranya langsung berlaga pada hari pertama turnamen. Mereka adalah pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi serta ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin.

Febriana/Amalia, yang menjadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia di Swiss Open 2025, menghadapi pasangan Prancis, Agathe Cuevas/Kathell Desmots-Chacun. Secara peringkat, pasangan Indonesia lebih unggul dibandingkan lawannya yang saat ini berada di peringkat 136 dunia. Laga ini menjadi kesempatan besar bagi Ana/Tiwi untuk membuktikan kualitas mereka setelah tersingkir di babak 16 besar All England Open 2025.

Sementara itu, pasangan ganda putra Fikri/Daniel menantang pasangan anyar asal Tiongkok, Chen Bo Yang/Xie Hao Nan. Meski baru pertama kali bertemu sebagai pasangan, Fikri/Daniel pernah menghadapi Chen Bo Yang saat berduet dengan Liu Yi di Japan Open 2024 dan meraih kemenangan. Meski unggul secara ranking, mereka tetap harus mewaspadai kejutan dari pasangan China yang baru dipasangkan di turnamen ini.

Dengan persiapan yang matang, Indonesia berharap bisa membawa pulang gelar juara setelah hasil kurang memuaskan di All England Open 2025. Semua mata akan tertuju pada perjuangan para wakil Merah Putih di ajang ini. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update