Rabu, 14 Januari 2026

Peluang Timnas Indonesia Mencuri Poin di Kandang Australia

Berita Terkait

Timnas Indonesia. (instagram/timnas indonesia)

batampos – Timnas Indonesia akan melanjutkan perjalanannya pada matchday ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia pada Kamis (20/3). Kedua tim berusaha memaksimalkan laga ini demi menjaga peluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 10 September 2024, The Socceroos tampil dengan skuad terbaik. Namun, Garuda berhasil menahan semua gempuran Australia dan membuat pertandingan berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Kini, menjelang pertandingan kedua, Australia menghadapi tantangan besar akibat serangkaian cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci. Situasi ini membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk meraih poin.

Pelatih Australia, Tony Popovic, telah memanggil 26 pemain, termasuk enam pemain baru yang belum pernah tampil di tim utama, untuk memperkuat The Socceroos. Dari starting XI pada pertemuan pertama, hanya lima pemain yang tersedia untuk laga di Sydney.

Mereka adalah Jackson Irvine (Gelandang), Mathew Ryan (Kiper), Cameron Burgess (Bek), Craig Goodwin (Winger), dan Aziz Behich (Bek Kiri). Kelima pemain ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar untuk melawan Timnas Indonesia.

Di sisi lain, Timnas Indonesia semakin kuat dengan hadirnya sejumlah pemain keturunan yang memperkuat lini serang maupun pertahanan tim. Nama-nama sepert Ole Romeny (Penyerang), Emil Audero (Kiper), Joey Pelupessy (Gelandang), Dean James (Bek), dan Kevin Diks (Bek).

Mereka membawa optimisme tinggi. Dengan tambahan pemain berkualitas ini, Indonesia siap memberikan perlawanan sengit kepada Australia. Laga ini juga menjadi kesempatan besar bagi Garuda untuk mencuri tiga poin dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Patrick Kluivert, pelatih baru Timnas Indonesia asal Belanda, membawa angin segar bagi Timnas Indonesia. Dia diharapkan mampu memaksimalkan potensi para pemain, meningkatkan efektivitas permainan, serta merancang strategi jitu melawan The Socceroos. Gaya melatihnya yang belum terprediksi dapat menjadi keunggulan Garuda, karena memaksa lawan beradaptasi sepanjang pertandingan.

Pada pertandingan terakhir, Socceroos hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Bahrain. Dua gol Bahrain tercipta akibat kesalahan di lini belakang Australia. Hal ini bisa dimanfaatkan para penyerang Indonesia untuk memaksimalkan setiap peluang sekecil apa pun untuk mencetak gol.

Pengamat sepak bola, Bung Ropan, menilai peluang Timnas Indonesia mencuri poin cukup terbuka lebar.

“Meskipun peringkat FIFA kita tertinggal jauh, dalam sepak bola segalanya mungkin. Kita sudah membuktikannya dengan hasil imbang di GBK. Sekarang, dengan tambahan kekuatan baru dan rasa percaya diri yang tinggi, minimal satu poin adalah target yang realistis,” kata Bung Ropan.

Namun, Timnas Indonesia juga harus waspada terhadap dua pemain andalan Australia, Martin Boyle dan Craig Goodwin, yang mencetak gol pada pertemuan di Piala Asia 2023. Keduanya dapat menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Indonesia. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update