Minggu, 1 Februari 2026

Novak Djokovic Pecahkan Rekor Dunia di Australia Open 2025

Berita Terkait

Novak Djokovic terus melaju di Austalia Open 2025.. (AFP)

batampos – Dari lanjutan Australia Open 2025, di putaran kedua, Novak Djokovic berhasil mengalahkan petenis muda asal Portugal, Jaime Faria, dengan skor 6-1, 6-7, 6-3, dan 6-4. Dalam laga kali ini, Novak Djokovic yang berada di ranking ke-6 dunia kembali memecahkan rekor dunia.

Novak Djokovic memecahkan rekor dari petenis veteran lainnya, Roger Federer yang sebelumnya mencatatkan dirinya sebagai petenis nomor 1 dengan pertandingan Grand Slam sebanyak 429 laga. Sementara itu, Novak Djokovic sudah mencapai angka 430 laga dalam pertandingan yang baru saja dimenangkan.

Djokovic menyatakan bahwa ia beruntung dapat memecahkan rekor sepanjang masa dan menekankan betapa pentingnya turnamen Grand Slam untuk olahraga ini. Petenis Serbia ini mengejar gelar Grand Slam ke-25, yang akan memperpanjang rekornya dan mencapai gelar ke-100 dalam tur di Australia Terbuka tahun ini.

“Saya mencintai olahraga ini. Saya suka melakukan kompetisi. Saya selalu memberikan yang terbaik, setiap kalinya. Saya sudah berkompetisi di Grand Slam ini hampir 20 tahun, di level tertinggi. Baik menang ataupun kalah, yang terpenting adalah selalu meninggalkan kenangan tersendiri bagi saya,” ucap Djokovic kepada Washington Post.

Novak Djokovic dalam 430 laganya memiliki catatan kemenangan yang tinggi, dengan 88% win percentage, dari 379 laga kemenangan dan 51 kekalahan. Di antara petenis lainnya, Djokovic memiliki jumlah gelar tunggal Grand Slam terbanyak, 24, mengungguli Rafael Nadal dengan 22 dan Federer dengan 20 gelar

Kedua petenis tersebut telah pensiun. Daripada pemain tenis mana pun, petenis Serbia berusia 37 tahun ini telah menghabiskan lebih banyak waktu di peringkat pertama. Djokovic telah bermain enam kali lebih banyak di final Grand Slam daripada rekor lama Roger Federer. Hal ini akan terus berlanjut sampai akhir karirnya.

Dalam laga yang berlangsung dalam empat set tersebut, Novak Djokovic memuji permainan Jaime Faria pemuda berusia 21 tahun tersebut. Ia mengatakan bahwa Jaime Faria adalah contoh bagus bagi anak muda yang ingin memulai karirnya di dunia tennis.

“Tadi adalah pertarungan yang bagus, terutama di set ketiga dan keempat. Kemarin Medvedev mengucapkan beberapa kata bijak: Jika para pemain muda bermain sebaik ini, mereka akan mendapatkan segalanya, wanita, uang, kasino. Saya suka kata-katanya. Faria adalah anak yang hebat, masa depannya akan cemerlang.” ucap Djokovic usai laga.

Respon Djokovic atas performa Jaime Faria di atas lapangan adalah berkat kerja keras yang tak pantang menyerah dari pemuda Portugal tersebut. Novak Djokovic sendiri menganggap permainan di set pertama dan kedua juga sebagai perlawanan dari sebuah badai yang tak henti menghantam dirinya.

Jika gelar di akhir 15 hari di Melbourne Park akan menjadi milik Novak Djokovic, maka ini adalah gelar yang ke-25 Djokovic di turnamen besar, angka yang belum pernah dicapai oleh pria atau wanita mana pun. Ini juga akan menjadi yang ke-11 di Australia Terbuka, menyamai rekor Margaret Court.

Selain itu, ini akan menjadi gelar turnamen tingkat tur ke-100 bagi Djokovic. Novak Djokovic akan berada di urutan ke-3 setelah Jimmy Connors dengan 109 gelar dan Federer dengan 103 gelar di era turnaman terbuka di antara para pemain tenis pria lainnya. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update