
batampos – Pertandingan sepak bola mini (Mini Soccer) yang diselenggarakan Persatuan Pengemudi Motor Sangkut (PPMS) Belakang Padang dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Ke-78 RI memasuki babak semifinal berlangsung ricuh.
Dua tim yang bertanding Tim GAPRO Kampung Tengah melawan Tim MUGIWARA Tanjung Riau. Dugaan sementara kericuhan terjadi akibat permainan di lapangan sudah mulai tidak sportif.
Pada saat pertandingan sudah di luar kendali wasit, suporter mulai turun ke lapangan memperkeruh suasana. Personel Polsek Belakang Padang bersama personel dari Koramil Belakang Padang yang sedang melaksanakan pengamanan berusaha untuk memisahkan kedua tim dan meredam suasana di lapangan.
Pada saat terjadi keributan Personel Piket Patroli, Piket Reskrim dan Piket Intelkam Polsek serta Personel koramil Belakang Padang tiba di TKP dan menenangkan massa yang sedang ribut. Panitia pun mengambil sikap bahwa Tim GAPRO Kampung Tengah dan Tim MUGIWARA didiskualifikasi dari Turnamen Sepak Bola Mini Belakang Padang.
Kapolsek Belakang Padang, AKP Parlin Tobing menghimbau jika masih ada yang keberatan dengan keputusan panitia silahkan melaporkan ke Polsek Belakang Padang.
“Saat itu juga atas kesepakatan bersama Tim GAPRO Kampung Tengah dan Tim MUGIWARA menerima putusan panitia yang mendiskualifikasi kedua tim tersebut dari Turnamen Sepak Bola Mini Belakang Padang,” kata AKP Parlin Selasa (29/8).
Kedua tim sepakat berdamai dan tidak akan mempermasalahkan kejadian tersebut. Selanjutnya Tim GAPRO Kampung Tengah dan Tim MUGIWARA Tanjung Riau serta suporter membubarkan diri dengan aman dan kondusif.
“Dengan adanya personil kami dilapangan akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat untuk beraktifitas di wilayah hukum Polsek Belakang Padang,” ujarnya.
“Mohon kepada masyarakat untuk jangan segan-segan berdialog dengan personil maupun memberikan informasi tentang gangguan kamtibmas, segera hubungi personil Polsek Belakang Padang jika suatu saat ada permasalahan yang terjadi,” tambah Kapolsek. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra
