Jumat, 6 Februari 2026

Gagal Masuk Pelatnas, Ade Resky Dwicahyo Pindah Kewarganegaraan

Berita Terkait

Pebulu tangkis Azerbaijan Ade Resky Dwicahyo (Banu Adikara/JawaPos.com)

batampos – Pebulu tangkis Azerbaijan kelahiran Indonesia, Ade Resky Dwicahyo mengungkapkan alasannya pindah kewarganegaraan. Menurut atlet kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara tersebut, keputusan besar tersebut ia ambil demi bisa meneruskan karirnya ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepada JawaPos.com usai laga kualifikasi Indonesia Masters 2022, Ade menuturkan bahwa setelah enam tahun menggeluti bulu tangkis di klub PB Exist, ia dinyatakan tidak lolos masuk ke pelatnas.

“Awalnya saya gagal masuk pelatnas. Dulu saya sempat main untuk pelatnas di kategori u-19. Pernah main juga di Kejuaraan Dunia Junior dan Kejuaraan Asia Junior. Waktu seleksi nasional untuk masuk pelatnas senior, saya tidak masuk. Dari situ, mulai lah saya melanglang buana,” ujar Ade, Selasa (7/6).

Nasib kemudian membawa Ade bertemu dengan seorang pelatih bulu tangkis Azerbaijan yang sedang mencari pemain di Indonesia. Di sinilah prosesnya pindah kewarganegaraan dimulai.

“Itu tahun 2018. Mereka sedang cari pemain, lalu pelatihnya datang ke Indonesia. Mereka menjanjikan saya banyak hal, seperti langsung masuk tim nasional, sampai membiayai semua pertandingan saya. Kurang lebih sama seperti yang Indonesia kasih untuk pemain pelatnasnya. Alhamdulillah mereka support sekali,” ujar Ade lagi.

Mendengar tawaran tersebut, Ade yang saat itu masih berusia 20 tahun pun langsung mendiskusikan hal ini dengan keluarganya. Ade mengaku, keluarganya mendukung apapun keputusan yang diambil Ade, termasuk jika harus pindah kewarganegaraan.

“Kalau dengan orang tua tidak ada negosiasi yang alot, karena kontrak yang ditawarkan Azerbaijan itu jelas semuanya. Saya lebih bergumul dengan diri saya sendiri,” ujar Ade.

Setelah empat bulan menimang-nimang tawaran, Ade akhirnya memantapkan hati. Ia memutuskan untuk pindah ke Azerbaijan dan berganti kewarganegaraan.

“Secara usia juga saya masih muda. Masih banyak pengalaman yang bisa dicari,” kata Ade. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

Update